Pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon Dimulai, Pemenang Tender Belum Diumumkan

CyberTNI.id | Cirebon, 25 Maret 2026 —
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon hingga kini telah memasuki tahap konstruksi, meskipun pemenang tender proyek tersebut belum diumumkan secara resmi.
Lokasi pembangunan berada di Blok Silayur, Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, dengan luas lahan sekitar 5,7 hektare.

Luasan ini memang sedikit di bawah standar ideal sebesar 6,38 hektare, namun masih dinilai layak dan dapat digunakan sebagai batas maksimum untuk pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Program Sekolah Rakyat bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, menekan angka putus sekolah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, seperti welas asih, kepemimpinan, kejujuran, disiplin, dan semangat gotong royong.

Secara fisik, pembangunan dijadwalkan dimulai pada Agustus 2025 dan ditargetkan rampung pada Mei 2026, dengan harapan dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026.

Namun demikian, hingga saat ini proses tender masih berlangsung. Berdasarkan data, nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek ini mencapai Rp6 miliar, dengan pelaksana kegiatan berada di bawah Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Cirebon. Proyek ini masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi.

Adapun jadwal tender dimulai sejak pengumuman pascakualifikasi pada 10 Februari 2025 pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga 17 Maret 2026 pukul 15.30 WIB. Hingga kini, proses masih berada pada tahap evaluasi penawaran dari para peserta lelang.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan berkualitas. Dalam pelaksanaannya, pembangunan sekolah ini dilakukan melalui mekanisme tender untuk menentukan kontraktor pelaksana.

Pemerintah Kabupaten Cirebon sendiri telah menyiapkan lokasi serta anggaran proyek. Namun, penetapan pemenang tender baru akan diumumkan setelah seluruh proses evaluasi selesai.

Diharapkan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon dapat menjadi solusi nyata dalam memberikan akses pendidikan yang layak dan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin, termasuk kategori miskin ekstrem.

Tim CyberTNI.id menyatakan akan terus mengawal dan memantau jalannya program ini agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul menuju Indonesia Emas.

 

(Nanang Kalnadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *