TNI AL KEMBALI KIRIM EXCAVATOR GUNA PERCEPAT PEMULIHAN PASCA BENCANA DI SUMATERA UTARA

CyberTNI.id | Puncak Jaya — Kepedulian dan sentuhan kemanusiaan kembali ditunjukkan Satgas Yonif 743/PSY dalam menjalankan tugas di pedalaman Papua. Melalui pelayanan kesehatan gratis dari rumah ke rumah, prajurit Mako Satgas hadir langsung di tengah masyarakat Kampung Pruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (12/1/2026), memastikan warga tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

Kegiatan pelayanan kesehatan door to door ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas medis. Dengan menyusuri rumah-rumah warga, personel kesehatan Satgas Yonif 743/PSY memberikan pemeriksaan dan penanganan langsung tanpa harus menunggu warga datang ke pos atau Puskesmas.

Salah satu warga yang mendapatkan pelayanan adalah Mama Eti Talenggen, yang tengah mengalami gangguan kesehatan pasca melahirkan. Tim kesehatan Satgas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemberian obat-obatan sesuai keluhan, hingga edukasi tentang pola hidup bersih dan pencegahan penyakit yang kerap terjadi di wilayah dataran tinggi Papua.

Dokter Satgas Yonif 743/PSY, Kapten Ckm dr. Yuris, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Satgas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan merata bagi masyarakat pedalaman.

“Kami hadir untuk memastikan setiap warga, khususnya mama-mama Papua, tetap mendapatkan layanan kesehatan meskipun berada jauh dari fasilitas medis. Pelayanan door to door ini kami lakukan agar masyarakat tidak merasa sendirian saat menghadapi masalah kesehatan,” ujarnya.

Sentuhan kepedulian tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Mama Eti Talenggen mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan prajurit Satgas.

“Terima kasih anak-anak pos, baik sekali bantu torang sehat. Tuhan berkati terus,” ucapnya haru.

Melalui pelayanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga, Satgas Yonif 743/PSY menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan kemanusiaan.

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *