CyberTNI.id | BENGKULU,Sabtu (17/1/2026) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu meningkatkan tekanan dalam penyidikan dugaan korupsi proyek strategis negara dengan menggelar penggeledahan besar-besaran lintas provinsi terhadap proyek Penggantian Sistem Kontrol Utama (SKU) dan AVR System PLTA Musi Bengkulu tahun 2022–2023.
Operasi hukum ini menyasar tujuh lokasi berbeda di Jakarta dan Palembang pada Kamis (15/1/2026), menyusul indikasi kuat adanya penyimpangan dalam proyek yang dikerjakan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIP) Sumbagsel bersama sejumlah perusahaan rekanan.
Tim Penyidik Bidang Pidsus Kejati Bengkulu bergerak terkoordinasi sejak pagi hari, menyisir titik-titik yang diduga menjadi simpul penting dalam pelaksanaan proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut. Lokasi yang digeledah antara lain:
Kantor PT Yokogawa Indonesia, Plaza Oleos, Jakarta Selatan;
Kantor PT Hensan Andalas, Jakarta Barat;
Kantor PT PLN UIP Sumbagsel, Palembang;
Dua kantor PT Austindo Prima Daya Abadi di Palembang;
PT Truba Engineering, Graha Truba Palembang;
Kediaman saudara ER di Ilir Timur I, Palembang, yang diduga memiliki peran kunci dalam proyek ini.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen kontrak, data teknis proyek, perangkat elektronik, serta berbagai bukti administratif yang diduga berkaitan langsung dengan pelaksanaan pekerjaan. Seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Bengkulu untuk dianalisis lebih mendalam oleh tim penyidik.
Proyek Penggantian SKU dan AVR System merupakan komponen krusial dalam sistem kendali operasional PLTA Musi. Dugaan penyimpangan pada proyek ini tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga dapat mengancam keandalan pasokan listrik di wilayah Sumatera bagian selatan.
Hingga saat ini, Kejati Bengkulu belum menetapkan tersangka. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa sejumlah pihak terkait berpotensi segera dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan dalam waktu dekat.
Kasus ini diperkirakan akan terus berkembang seiring pendalaman bukti oleh tim penyidik.
(Nang)












