CyberTNI.id | MADIUN,Senin (19/1/2026) — Program Inpres Jalan Daerah (IJD) akhirnya terealisasi di Kabupaten Madiun Provinsi Jawa timur
Dua ruas strategis, Klitik-Dimong dan Dolopo-Mojorejo, kini mulai dikerjakan sebagai bagian dari lanjutan proyek tahun sebelumnya.
Pekerjaan peningkatan jalan tersebut ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim-Bali.Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun Astutik Dyah Ningsih mengatakan, berdasarkan informasi kontrak, kedua paket pekerjaan tersebut mulai berjalan sejak 23 Desember 2025.
“Sesuai informasi kontrak, pekerjaan keduanya mulai berjalan sejak 23 Desember 2025,” ujarnya.
Astutik menjelaskan, proyek tersebut merupakan kelanjutan program IJD 2024 di ruas yang sama.
Ruas Klitik-Dimong memiliki panjang sekitar satu kilometer, menghubungkan jalan provinsi hingga perlintasan kereta api.
Sementara ruas Dolopo-Mojorejo membentang sepanjang 4,85 kilometer, dari Pasar Dolopo hingga kawasan Gantrung.
“Tahun ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya di ruas yang sama,” jelasnya.
Pada 2024 lalu, program IJD telah menyasar ruas Klitik-Dimong sepanjang 750 meter serta ruas Dolopo-Mojorejo sepanjang 2,9 kilometer di kerjakan oleh CV.Naraya Natha Nusantara.
Untuk lanjutan pekerjaan tahun ini, pagu anggaran masing-masing ruas mencapai sekitar Rp 3,5 miliar untuk Klitik-Dimong dan Rp 14,7 miliar untuk Dolopo-Mojorejo
Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.Meski demikian, Astutik menegaskan bahwa nilai kontrak detail tidak dikelola Pemkab Madiun, karena seluruh pelaksanaan pekerjaan berada di bawah kewenangan langsung Kementerian PUPR.
“Nilai kontraknya kami tidak mengetahui secara detail, karena seluruh pekerjaan ditangani langsung oleh Kementerian PUPR.
(Nang)












