Segera Di Bangun Gedung IPSI Modern Ponorogo Kapasitas 1.500 Penonton Dan 4 Matras Tanding

CyberTNI.id | PONOROGO,Selasa (3/2/2026) — Mimpi besar para pendekar di Bumi Reog untuk memiliki fasilitas tanding kelas wahid segera menjadi nyata.

Gedung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ponorogo kini masuk dalam babak baru perencanaan.Tak main-main, gedung tersebut diproyeksikan bertaraf nasional dengan suntikan dana APBN mencapai Rp 62 miliar.

Kepastian tersebut terungkap dalam pertemuan lintas sektoral yang digelar di Kantor BPN Ponorogo.

Proyek ambisius ini nantinya bakal dikerjakan langsung oleh Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kementerian PU Surabaya.

Ketua IPSI Ponorogo, H. Miseri Effendy, tampak semringah melihat paparan desain gedung yang digadang-gadang bakal menjadi ikon baru olahraga di Ponorogo tersebut.

“Keberadaan gedung bertaraf nasional ini sudah sangat dinantikan. Ini modal besar untuk mencetak atlet berprestasi dunia dari Ponorogo,” ungkapnya. Secara teknis, gedung ini dirancang untuk memutus dahaga akan fasilitas turnamen yang representatif.

Jika selama ini turnamen besar harus menyewa gedung umum, nantinya IPSI Ponorogo bakal memiliki “rumah” sendiri yang mampu menampung hingga 1.500 penonton.

Keunggulan utamanya terletak pada area tanding yang mampu mengakomodasi 4 matras sekaligus. Kapasitas ini memenuhi syarat minimal untuk menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) maupun ajang bergengsi lainnya secara efisien tanpa harus memakan waktu berhari-hari.

 

Sentuhan Estetika Reog dan Keamanan Berlapis

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PKP) Ponorogo memastikan bahwa gedung ini tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai filosofis. Meski bertajuk modern, desain bangunan tetap akan mengadopsi kearifan lokal.

“Kami mencoba membawa napas Reog dalam tampak desain bangunannya. Estetika khas Ponorogo harus tetap muncul sebagai jati diri,” ujar perwakilan DPU PKP dalam paparannya.

Tak hanya soal visual, aspek keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam revisi desain terbaru:

  1. Fasilitas Penunjang: Tersedia area kuliner khusus untuk UMKM lokal.
  2. Layanan Kesehatan: Jalur medis khusus untuk penanganan cepat atlet yang cedera.
  3. Sistem Keamanan: Pemasangan sistem hidran modern di seluruh titik gedung guna memenuhi standar teknis GOR nasional.

Sinergi Lintas Sektoral

Langkah administrasi juga dikebut. Pertemuan yang melibatkan jajaran OPD terkait dan Kepala BPN Ponorogo tersebut fokus pada finalisasi kesiapan lahan. Sinergi ini krusial agar pembangunan fisik oleh Kementerian PU bisa segera dieksekusi tanpa kendala lahan di kemudian hari.

Dengan fasilitas yang komplit dan kapasitas jumbo, gedung IPSI Ponorogo ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat latihan, tetapi juga magnet baru bagi sport tourism di Jawa Timur bagian barat. (Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *