Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Madiun Diperketat

CyberTNI.id | MADIUN,Senin (9/2/2026) — Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan menutup sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena dinilai tidak sesuai ketentuan.

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menyebut, ada dapur yang diminta bongkar

Ada pula yang ditutup sementara dan diarahkan pindah lokasi.

“Di Madiun ada beberapa yang terpaksa kita tutup. Ada yang kita suruh bongkar karena memang tidak sesuai,” ujarnya usai sosialisasi dan evaluasi SPPG di Hotel Mercure Madiun

Nanik menegaskan, langkah tegas dilakukan karena MBG menyasar anak-anak.

Standar kesehatan menjadi perhatian utama.

“Sekarang ini kita kenceng. Karena ini menyangkut anak-anak, kesehatan,” tegasnya.

Meski ada penutupan, Nanik menyebut pelaksanaan MBG secara umum berjalan baik.

Terutama terkait pemenuhan bahan baku.

Antardaerah mulai membangun sinergi pasokan.

Beras bisa diambil dari Ngawi, sayuran dari Magetan, sedangkan daging ayam.daging sapi roti diproduksi dari Madiun.

“Jadi nanti bisa saling mengisi. Ada sinergi,” katanya.

BGN juga menyiapkan skema MBG selama bulan suci Ramadan 1447 H.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *