SERUAN DARURAT ORGANISASI PBNU SKANDAL KORUPSI KUOTA DANA HAJI TAHUN 2024

CyberTNI.id | YOGYAKARTA Kamis, (18/9/2025)

Badai di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kini semakin kencang.

Kali ini suara keras datang dari salah satu sesepuh NU di Yogyakarta, Kyai Asyhari Abdullah Tamrin, yang mengungkap keresahan para kyai kampung hingga ke akar rumput.

Menurutnya, PBNU saat ini sedang dilanda dua “musibah besar” yang mengancam kehormatan (muruah) organisasi.

1. Dugaan penyusupan Zionisme

Kyai Asyhari mencurigai adanya penyusupan ideologi Zionisme ke dalam tubuh PBNU yang sudah berlangsung lama.

“Ini bisa dideteksi dengan mata hati dari perubahan gagasan, sikap dan perilaku”, ujarnya.

Bagi beliau ini adalah musibah yang bisa meruntuhkan martabat NU.

 

2. Skandal korupsi kuota Haji

Beliau juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum PBNU dalam korupsi dana haji.

“Perbuatan itu menjungkirbalikkan keadilan”, katanya, mengecam keras tindakan yang mencederai jutaan warga NU dan para calon haji yang sudah antre puluhan tahun.

Merasa kondisi sudah darurat, Kyai yang pernah menjabat sebagai Rais Syuriyah PWNU DIY ini pun mengeluarkan tuntutan yang sangat tegas.

Beliau memohon kepada Rais Aam PBNU sebagai pemimpin tertinggi untuk mengambil langkah penyelamatan.

“Demi melindungi muruah jam’iyyah, nonaktifkan atau berhentikan Gus Yahya dari Ketua Umum PBNU dan percepat muktamar”.

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya adalah abang dari Gus Yaqut, yang saat ini menjabat sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2022-2027.

Sebuah seruan darurat dari “akar rumput” yang menuntut adanya reformasi total di puncak kepemimpinan PBNU dan bola panas kini berada di tangan Rais Aam.(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *