CyberTNI.id | Jayawijaya, Minggu 28 September 2025 – Suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan menyelimuti Masjid Al-Istiqomah, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, saat Satgas Yonif 521/DY bersama masyarakat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025, Minggu (28/9).
Distrik Walesi, yang berjarak sekitar 6 km dari Kota Wamena, memiliki sejarah panjang perkembangan Islam di Lembah Baliem. Sejak era 1970-an, tokoh perintis seperti Merasugun, Firdaus, dan Muhammad Ali Asso menjadi generasi awal yang memperkenalkan dan mengembangkan Islam hingga kini menjadikan Walesi sebagai salah satu pusat peradaban Islam di Papua.
Perayaan Maulid kali ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Landasan Moral Generasi Muda Islam.” Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, sholawat Nabi, dan iringan marawis hadrah Al-Banjari yang semakin menambah nuansa syahdu.
Dalam tausiyahnya, KH. Moh Marzuki ZA menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk memperdalam cinta kepada Rasulullah.

“Hakikat peringatan Maulid Nabi adalah wujud kecintaan kita kepada Rasulullah, menelusuri jejak beliau sebagai panutan, sekaligus mempertebal iman dan takwa. Akhlak Nabi Muhammad SAW yang penuh kasih sayang adalah teladan yang membawa Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam,” jelasnya.
Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah Maulid sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas.
“Mari kita teladani Rasulullah dengan menumbuhkan empati, memperkuat silaturahmi, serta menjadi contoh teladan bagi keluarga dan masyarakat. Dengan itu, kita tidak hanya memperingati kelahiran Nabi, tapi juga menghidupkan ajarannya dalam keseharian kita,” ujar Dansatgas.
Acara berlangsung penuh kekhidmatan, namun tetap meriah. Usai doa penutup, berbagai kegiatan tambahan diselenggarakan untuk menghibur warga dan tamu yang hadir. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas, menghadirkan nuansa harmonis di tengah peringatan hari besar Islam ini.
Perayaan Maulid Nabi di Walesi tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan cinta kasih sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Team












