Berita, TNI  

Dandim 0620, Kab. Cirebon Sidak Ke Lokasi Launching Pembangunan Koperasi Merah Putih

CyberTNI.id | CIREBON, Jumat, 17/10/2025 — Peresmian Koperasi Merah Putih yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI di daerah. Hal tersebut terlihat saat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Muhammad Yusron, S.AP, meninjau kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Menurut Letkol Muhammad Yusron, program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden untuk mendorong pemerataan kesejahteraan rakyat di seluruh Indonesia.

“Karena ini sudah menjadi bagian dari program Bapak Presiden untuk meratakan kesejahteraan rakyat Indonesia, kami dari TNI siap membantu pemerintah daerah sekaligus mendukung program-program Presiden. Harapannya, di setiap desa akan berdiri Koperasi Merah Putih. Di Kabupaten Cirebon sendiri ada 424 desa, namun penentuan titik-titik lokasi merupakan kewenangan Mabes TNI,” ujar Dandim 0620.

Peletakan batu pertama Koperasi Merah Putih dilakukan serentak di tiga wilayah, yaitu Desa Gamel Kecamatan Plered, Desa Wiyong Kecamatan Susukan, dan Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin. Program ini akan diperluas ke seluruh 424 desa yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Pembangunan ini difokuskan pada sarana fisik, pergudangan, dan kelengkapan operasional Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Dengan moto Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya, kami ingin koperasi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” tambah Letkol Yusron kepada CyberTNI.id.

Sementara itu, Danramil Weru, Kapten Inf. Zaenudin, S.AP, menjelaskan alasan pemilihan Desa Gamel sebagai lokasi peluncuran program tersebut.

“Desa Gamel memiliki akses yang sangat strategis dan menjadi penghubung antar desa, sehingga sangat memungkinkan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih. Selain itu, di sekitar Desa Gamel banyak kawasan perumahan, sehingga akan menjadi magnet bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Zaenudin menambahkan, pembangunan gedung koperasi membutuhkan lahan minimal 20 x 30 meter dengan struktur bangunan permanen.(MOCH MANSUR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *