CyberTNI.id | YOGYAKARTA, Rabu (14/1/2026) — RSUP Dr. Sardjito tengah memulai babak baru dalam sejarah kesehatan nasional. Melalui pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU), rumah sakit rujukan utama di DIY dan Jawa Tengah ini diproyeksikan akan menjadi rumah sakit masa depan.
Pembangunan CMU ini ditandai dengan ground breaking oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Dirut RSUP dr. Sardjito, Eniarti di Kompleks RSUP dr. Sardjito, Sleman. Menariknya, proyek pembangunan bernilai sekitar Rp 900 miliar ini, tidak melalui dana APBD maupun APBN. Pembangunan murni didanai secara mandiri oleh RSUP Sr. Sardjito.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menyebut, proyek ini dmenjadi salah satu supaya memenangkan kembali kepercayaan masyarakat agar tidak lagi melirik rumah sakit di luar negeri. Ia menyoroti bahwa kelemahan Indonesia selama ini bukan hanya pada alat, tapi pada aspek komunikasi dan empati.
“Masyarakat ke luar negeri itu bukan cuma soal fasilitas, tapi karena merasa lebih ‘dimanusiakan’. Maka, saya titip, tingkatkan kemampuan non-medis dokter kita. Komunikasi dan empati harus utama agar pasien merasa nyaman dan percaya,” ujarnya.
Menteri Budi menegaskan bahwa transformasi ini adalah langkah radikal untuk menata ulang efisiensi. Dari 32 gedung yang ada, nantinya akan dirampingkan menjadi hanya 9 gedung utama, namun dengan kapasitas dan fasilitas yang melonjak 2 hingga 3 kali lipat.
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya soal membangun gedung dan sistem, tetapi juga tentang merawat nilai kemanusiaan dan memberi harapan bagi masyarakat. Pembangunan ini menjadi tonggak penguatan layanan kesehatan masa depan.
CMU RSUP Dr. Sardjito dibangun sebagai pusat layanan terintegrasi yang menghubungkan berbagai layanan penting rumah sakit, mulai dari gawat darurat, perawatan intensif, ruang operasi, hingga layanan diagnostik dan digital dalam satu alur pelayanan yang berkesinambungan. Konsep ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pasien dan kenyamanan selama menjalani perawatan.
(Nang)












