CyberTNI.id | MADIUN,Selasa (31/3/2026) —Hujan deras yang mengguyur daerah Kabupaten Madiun dalam beberapa hari terakhir menyebabkan talud Bendungan Kedungrejo Ambrol di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Provinsi Jawa timur.
Struktur penahan tanah di aliran Sungai Jerohan jebol akibat meningkatnya debit air, dengan kerusakan sepanjang sekitar 20 meter.
Peristiwa ini diketahui warga sekitar pukul 11.00 WIB, setelah sebelumnya hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari. Warga menyebut tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa hari sebelumnya, namun kondisi semakin parah hingga talud akhirnya runtuh.
Bendungan Kedungrejo memiliki peran vital karena mengairi lahan pertanian di dua kecamatan, yakni Pilangkenceng dan Balerejo. Total area irigasi yang terdampak mencapai sekitar 1.436 hektar, sehingga warga khawatir kerusakan meluas dan berpotensi mengancam permukiman di sekitar bendungan.
Petugas dari UPT PSDAWS Bengawan Solo wilayah Madiun telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dengan memasang sandbag dan memperkuat titik rawan. Selain itu, area bendungan disterilkan dan masyarakat diimbau tidak mendekat demi keselamatan.
Pihak UPT PSDAWS memastikan laporan kerusakan telah disampaikan ke pimpinan dan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi guna mempercepat perbaikan bendungan serta mencegah dampak yang lebih luas.
(Nang)












