CyberTNI.id |SLEMAN- Senin (22/12/2025) — Selama 10 tahun terakhir, Joko Pitoyo (68), warga Pandowoharjo, Sleman Provinsi DIY. memanfaatkan
biogas dari kotoran sapi sebagai sumber energi alternatif di rumahnya.
Dengan memanfaatkan kotoran dari empat ekor sapi, biogas digunakan untuk memasak, merebus air, hingga penerangan saat listrik padam.
Biogas skala rumah tangga berkapasitas tiga meter kubik itu dibangun secara mandiri dengan biaya sekitar Rp12 juta dan mampu mencukupi kebutuhan energi sehari-hari.
Selain lebih hemat dan aman karena menghasilkan gas metana bertekanan rendah, biogas juga membantu Joko tak terlalu terdampak kenaikan harga LPG.
Tak hanya menghasilkan energi, residu cair dari biogas dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.
Meski masih digunakan satu rumah dan sempat mengalami kendala teknis akibat kerak di kubah reaktor, Joko menilai biogas sangat menguntungkan secara ekonomi dan ramah lingkungan.
(Nang)












