CyberTNI.id |JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Peterongan, Rabu (04/02/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh lima kecamatan, yakni Kecamatan :
Sumobito, Peterongan, Mojoagung, Kesamben, dan Jogoroto, sebagai bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jombang Tahun 2027.
Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jombang H. Warsubi, jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, Camat Peterongan Agus Santoso, unsur Forkopimcam Peterongan, serta seluruh Kepala Desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari lima kecamatan yang terlibat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang H. Warsubi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan menyusunnya menjadi program pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Perencanaan yang baik adalah kunci keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, seluruh usulan harus disampaikan secara objektif, realistis, dan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara program desa, kecamatan, dan kabupaten, agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan serta memastikan efektivitas penggunaan anggaran daerah. Ia mengajak seluruh kepala desa dan BPD untuk aktif berdiskusi, menyampaikan gagasan, serta mengawal hasil Musrenbang hingga tahap pelaksanaan.
Sementara itu, Camat Peterongan Agus Santoso dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta Musrenbang dari lima kecamatan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam merumuskan arah pembangunan yang terintegrasi.
“Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, baik di bidang infrastruktur, pelayanan publik, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan,” ujar Agus Santoso.
Selama pelaksanaan Musrenbang, berbagai usulan prioritas dari desa-desa di lima kecamatan dibahas secara terbuka dan konstruktif. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama demi kemajuan Kabupaten Jombang.
Secara keseluruhan, acara Musrenbang berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat, mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur masyarakat. Diharapkan, hasil Musrenbang ini mampu menjadi landasan perencanaan pembangunan Kabupaten Jombang Tahun 2027 yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(to)












