PASOKAN LPG 3 KG DI KABUPATEN NGAWI LANCAR DAN KONDUSIF

CyberTNI.id | NGAWI, Jumat (20/3/2026) — Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Menjelang H-1 Lebaran, aktivitas ekonomi di sejumlah pasar di Kabupaten Ngawi mulai meningkat. Salah satu komoditas yang banyak diburu masyarakat adalah LPG 3 kg, seiring sempat beredarnya isu kelangkaan.

Dalam kunjungan kerja bersama Hiswana Migas DPC Madiun, Pemerintah Kabupaten Ngawi, serta aparat penegak hukum (APH), Sales Branch Manager Pertamina wilayah Karesidenan Madiun, Gatot Subroto, memastikan bahwa stok LPG dalam kondisi aman.

Ia menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut Idulfitri sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina telah menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 66 ribu tabung untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas DPC Madiun, Agus Wiyono, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Ia juga mengingatkan agar pembelian LPG 3 kg dilakukan di pangkalan resmi Pertamina dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp18.000.

“Apabila ditemukan harga di atas HET di pangkalan resmi, masyarakat diharapkan segera melaporkannya ke dinas terkait, agen LPG, atau melalui Pertamina Contact Center di nomor 135. Jika terbukti melanggar, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku hingga sanksi maksimal berupa pemutusan hubungan usaha (PHU),” tegasnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi yang sejalan dengan pernyataan tersebut. Di beberapa pangkalan yang dikunjungi, termasuk di Desa Sambirejo, Kecamatan Ngrambe, distribusi LPG berjalan lancar.

Pengelola pangkalan setempat menyampaikan bahwa permintaan memang mengalami peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya. Namun, distribusi kepada masyarakat tetap terkendali. Dalam sepekan terakhir, pembelian juga diberlakukan menggunakan KTP sesuai aturan pemerintah guna mencegah praktik spekulasi.

Sejumlah warga berharap ketersediaan LPG tetap stabil seperti saat ini, terutama menjelang hari besar keagamaan, karena keberadaan stok yang cukup sangat membantu kebutuhan rumah tangga mereka.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *