CyberTNI.id |BIREUEN,Sabtu (14/2/2026) — Bupati Bireuen H. Mukhlis didampingi Kepala Dinas Peternakan Liza Rozana, terjun langsung ke Pasar Sabtu di Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.
Demi memastikan sapi yang dibeli berkualitas. Pantauan insan Pers di lokasi Pasar Geulumpang Payong, proses pemilihan sapi dan tawar menawar harga berlangsung secara terbuka. Bupati memimpin langsung proses tawar-menawar harga sapi yang dipilih.
Di sela-sela proses seleksi lembu untuk daging meugang bantuan Presiden Prabowo, Bupati mengatakan sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemendagri, bantuan daging meugang tidak boleh dibagikan dalam bentuk uang cash kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi.
Karena waktu yang sangat mepet, Bupati memimpin langsung proses pembelian lembu.
Setelah harga disepakati antara Pemda Bireuen dan pemilik sapi, binatang ternak pemakan rumput tersebut langsung diserahkan ke camat. Sejumlah keuchik juga hadir menyaksikan proses pembelian sapi-sapi tersebut.
Bupati memastikan seluruh korban bencana hidrometeorologi mendapatkan bantuan daging meugang dari Presiden Prabowo.
“Kami memastikan seluruh korban yang gampongnya terdampak parah mendapatkan bantuan daging meugang dari Presiden,” kata Bupati.
Bupati juga memastikan lembu yang dibeli dan kemudian disalurkan melalui camat, merupakan lembu pilihan. Dipastikan semuanya berkualitas baik, dalam kondisi kesehatan baik.
Secara terpisah Dr. Safrizal ZA, selaku Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Percepatan Rehab Rekon Aceh untuk Bencana Hidrometeorologi Sumatra, menyebutkan uang Rp.50 juta per desa yang dibuat oleh Pemerintah Pusat, bukan untuk satu ekor sapi per desa.
“Makanya saya bilang kepada kepala daerah tingkat II,’Pak Bupati tolong diatur sebaik mungkin.’ Mengapa demikian, karena ada satu desa yang dapat 10 orang. Ada satu desa yang dapat 400 orang,” jelas Safrizal.
(Nang)












