CyberTNI.id | Jakarta, 24 Februari 2026 — Selebgram sekaligus aktris Ratu Azalia membagikan kisah kelam masa lalunya saat menjadi korban perundungan (bullying) di bangku sekolah. Tak hanya hampir menjadi korban kekerasan seksual delapan tahun silam, perempuan berusia 29 tahun ini juga mengaku mengalami kekerasan fisik dan verbal sejak duduk di bangku SMA.
Kejadian tersebut dialami saat ia bersekolah di Bogor, Jawa Barat. la memang kerap berpindah sekolah mengikuti penugasan dinas sang ayah, sehingga harus beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Saya di-bully senior dengan alasan yang tidak jelas. Mulai dari dijambak, dilabrak, sampai dihina,” ungkapnya.
la mengaku heran karena merasa tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan siapa pun. Namun, perundungan tetap terjadi dan bahkan berulang. Mirisnya, aksi tersebut berlangsung di lingkungan sekolah tanpa respons tegas dari pihak pengajar.
Menurutnya, para guru terkesan menutup mata sehingga tindakan perundungan tidak pernah benar-benar dihentikan. Bahkan, intimidasi disebut terus berlanjut hingga di luar area sekolah.
Penderitaan itu rupanya tidak berhenti setelah lulus SMA. Saat melanjutkan pendidikan ke salah satu universitas favorit di Indonesia, ia kembali menghadapi intimidasi yang lebih berat.
“Waktu kuliah malah lebih parah. Kampus tersebut memang sudah terkenal dengan budaya bully-nya,” tuturnya.
Pengakuan ini diharapkan dapat membuka mata banyak pihak bahwa praktik perundungan masih menjadi persoalan serius di lingkungan pendidikan. Kisah Ratu Azalia menjadi pengingat pentingnya peran sekolah dan kampus dalam menciptakan ruang belajar yang aman, serta mendorong korban untuk berani bersuara.
Red_team












