Berita  

Ranting NU Desa Mejasem Barat Raih Prestasi Di FUN Game Badminton MWC NU Kramat, Jadi Momentum Kebangkitan

CyberTNI.id | Kramat, Kamis, 26 Oktober 2026 —Kontingen bulutangkis Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal berhasil meraih Juara 3 dalam ajang FUN Game Badminton MWC NU Kramat. Prestasi ini menjadi bukti komitmen Ranting NU Desa Mejasem Barat dalam membina generasi muda melalui kegiatan olahraga yang positif, kompetitif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Para atlet muda Mejasem Barat menunjukkan bahwa semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui ketekunan berlatih, kesungguhan menjaga akhlak, serta sikap rendah hati dalam kemenangan dan lapang dada dalam persaingan. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang menjadi ruh perjuangan Nahdlatul Ulama dan perlu diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda.

Keikutsertaan kontingen Ranting NU Desa Mejasem Barat dalam ajang tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi sarana penanaman nilai perjuangan, khidmah, serta nasionalisme bangsa dan negara sebagaimana diajarkan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Melalui olahraga, generasi muda NU dididik untuk menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat persatuan.

Ketua Tanfidziyah NU Ranting Desa Mejasem Barat, Ustadz Moh. Faiq, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, ini pencapaian terbaik dan menjadi momentum kebangkitan bagi Ranting NU Mejasem Barat,” ujarnya. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga NU, khususnya generasi muda, untuk terus berprestasi dan berkhidmah pada masyarakat, bangsa, dan negara.

Prestasi tersebut merupakan hasil sinergi antara atlet, pelatih, pengurus ranting, serta dukungan warga NU Desa Mejasem Barat. Ke depan, Ranting NU Desa Mejasem Barat berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan-kegiatan positif sebagai bagian dari kaderisasi NU guna melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Sebagaimana dawuh pendiri Jam’iyah Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim Asy’ari, “Tak ada satu pun di dunia ini yang kekal. Maka ukirlah cerita indah sebagai kenangan, karena dunia ini memang sebuah cerita.”

 

 

Arden73

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *