CyberTNI.id | Indramayu, 12 Februari 2026 — Kondisi jalan berlubang di Jalur Terusan, Kabupaten Indramayu, kembali memakan korban. Pada Kamis sore (12/2/2026), seorang pengendara sepeda motor terjatuh setelah roda kendaraannya menghantam lubang besar yang berada tepat di tengah badan jalan. Insiden tersebut menambah daftar panjang kecelakaan akibat rusaknya infrastruktur di jalur vital tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi menjelang petang, saat arus lalu lintas mulai padat oleh aktivitas warga yang pulang dari bekerja maupun beraktivitas. Korban yang melaju dari arah pusat kota diduga tidak menyadari keberadaan lubang karena posisinya berada di jalur utama dan sebagian tertutup debu serta aspal yang sudah mengelupas. Kondisi pencahayaan sore hari yang mulai redup turut memperparah situasi.
Dalam hitungan detik, roda depan sepeda motor menghantam lubang dengan kedalaman cukup signifikan. Motor langsung oleng dan korban terlempar hingga tersungkur ke atas aspal. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi jalan untuk menghindari kecelakaan susulan.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa lubang di titik tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Kerusakan jalan semakin hari semakin parah akibat intensitas kendaraan berat yang melintas, terutama truk dan kendaraan bermuatan besar. Meski sudah beberapa kali dilaporkan, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan permanen dari pihak terkait.
“Lubangnya sudah lama, malah makin lebar. Sudah sering hampir ada yang jatuh. Ini memang tinggal tunggu korban saja,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.
Menurut warga, sore hari merupakan waktu paling rawan terjadinya kecelakaan di Jalur Terusan. Volume kendaraan meningkat drastis, sementara banyak pengendara yang terburu-buru. Lubang besar di tengah jalan sulit dihindari, terlebih jika dari arah berlawanan terdapat kendaraan lain sehingga ruang manuver menjadi terbatas.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh dan mengeluhkan nyeri akibat benturan. Sepeda motor yang dikendarainya juga mengalami kerusakan, terutama pada bagian roda depan dan suspensi. Korban beruntung tidak mengalami luka serius, namun peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan bahaya jalan rusak yang dibiarkan terlalu lama.
Jalur Terusan sendiri dikenal sebagai salah satu akses penting di Indramayu yang setiap hari dilalui oleh masyarakat, baik untuk keperluan kerja, pendidikan, maupun distribusi barang. Sayangnya, kondisi infrastruktur yang rusak parah dinilai mencerminkan kurangnya perhatian serius dari instansi berwenang.
Warga mendesak agar pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh dan permanen, bukan sekadar tambal sulam. Jika kondisi ini terus dibiarkan, masyarakat khawatir jalan berlubang tersebut akan kembali memicu kecelakaan serupa, bahkan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Saiful












