CyberTNI.id |KUPANG – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memulai rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan meninjau langsung pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud El Tari, Kupang, Selasa (29/7/2025).
Peninjauan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menjadi pembuka rangkaian peninjauan lapangan terhadap implementasi program-program strategis di wilayah yang masih menghadapi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia.
Staf Ahli Menko Polkam Bidang Ketahanan Nasional, Marsekal Muda TNI Oka Prawira, menyampaikan bahwa kehadiran tim Kemenko Polkam di lapangan bertujuan untuk menggali kondisi riil dan memastikan efektivitas pelaksanaan program MBG sebagai salah satu upaya menurunkan angka stunting.
“Kami di sini hanya ingin mengetahui secara langsung permasalahan di lapangan, di mana program prioritas nasional ini, MBG, merupakan program unggulan. Apalagi terkait dengan situasi di NTT di mana stunting sangat cukup besar, salah satu upayanya adalah melalui MBG,” ujar Oka.
Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan lintas sektor, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dalam pelaksanaan program.
“Jadi saya harapkan instansi baik TNI, Polri itu bisa lebih giat untuk dapat menjalankan MBG,” lanjutnya.
Kunjungan ini akan dilanjutkan dengan pertemuan bersama pemerintah daerah untuk menyampaikan latar belakang dan urgensi program MBG sebagai bagian dari strategi nasional menyiapkan generasi emas 2045.
“Tentunya nanti besok kita akan bertemu di Pemda yang mana akan kami sampaikan program-program dasar, latar belakang bagaimana pentingnya MBG ini kita perjuangkan, kita bangun semaksimal mungkin dengan pemberdayaan dari baik instansi Polri, TNI, maupun Pemda, sehingga tahun ini 10 ribu SPPG itu dapat terlaksana dan tentunya ke depannya lagi 2045 kita akan menjadi Indonesia Emas,” ujar Oka.
Ia juga menekankan bahwa semua pihak di lapangan diharapkan menyampaikan kendala atau catatan, baik operasional maupun prinsipil.
“Kalau tidak disiapkan dari sekarang, kalau bukan kita siapa lagi. Setelah ini kita akan jaring lapangan. Dan mengharapkan baik teknis operasional maupun teknis prinsipnya disampaikan saja,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Staf Ahli Menko Polkam yang juga akan melakukan peninjauan bersama ke sejumlah lokasi pelaksanaan program strategis nasional di NTT, yaitu Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Transformasi Digital, Irjen Pol Dr. Tonny Hermawan serta Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi, Brigjen Pol Desman Sujaya Tarigan.(Nang)












