CyberTNI.id | Jombang, Jumat 19 Desember 2025 — Pendopo Kabupaten Jombang menjadi saksi momentum penting bagi pemerintahan desa se-Kabupaten Jombang. Bupati Jombang, Abah Warsubi, S.H., M.Si., secara resmi mengukuhkan Pengurus Persaudaraan Kepala Desa (PKD) Kabupaten Jombang dalam sebuah acara khidmat yang dihadiri ratusan kepala desa dari seluruh kecamatan, unsur Forkopimda, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan penegasan arah baru konsolidasi kepala desa dalam menghadapi tantangan pemerintahan desa yang kian kompleks. Dalam suasana penuh kebersamaan, para pengurus PKD yang dikukuhkan menyatakan komitmennya untuk menjadikan PKD sebagai wadah persaudaraan, komunikasi, dan perjuangan kolektif kepala desa demi kemajuan Jombang dari desa.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Abah Warsubi, S.H., M.Si., menegaskan bahwa kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Oleh karena itu, soliditas, integritas, dan profesionalisme kepala desa menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.
“Kepala desa adalah garda terdepan pelayanan publik. PKD harus menjadi rumah besar persaudaraan, bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang diskusi, penyelesaian persoalan, dan penguatan integritas. Jangan sampai PKD justru menjadi alat kepentingan sempit,” tegas Abah Warsubi, S.H., M.Si.,

Abah Warsubi, S.H., M.Si., juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Ia meminta seluruh kepala desa untuk taat aturan, menghindari praktik penyalahgunaan kewenangan, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan desa.
“Dana desa adalah amanah negara. Kelola dengan jujur, terbuka, dan bertanggung jawab. Jika desa kuat, Jombang akan kokoh,” imbuhnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Ketua PKD Kabupaten Jombang yang baru dikukuhkan dalam pidato perdananya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa PKD akan berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus sebagai forum advokasi dan perlindungan bagi kepala desa dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“PKD akan berdiri di tengah, menjadi jembatan komunikasi antara kepala desa dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Kami ingin PKD menjadi organisasi yang bermartabat, solid, dan berorientasi pada kepentingan desa,” ujarnya.
Acara pengukuhan juga diisi dengan pembacaan ikrar pengurus PKD, penandatanganan berita acara, serta doa bersama sebagai simbol persatuan dan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.

Sejumlah kepala desa yang hadir menilai pengukuhan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar desa. Mereka berharap PKD dapat menjadi ruang berbagi solusi atas berbagai persoalan desa, mulai dari pembangunan, sosial kemasyarakatan, hingga dinamika hukum yang kerap dihadapi kepala desa.
Dengan dikukuhkannya Pengurus PKD Kabupaten Jombang, diharapkan lahir semangat baru dalam membangun desa secara kolektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Pendopo Bupati Jombang hari itu bukan hanya menjadi tempat pengukuhan organisasi, tetapi juga simbol persatuan kepala desa dalam mengabdi untuk rakyat dan daerah.
Yudi hermawan












