CyberTNI.id | JOMBANG – Jombang kembali diselimuti suasana penuh berkah dengan perayaan Grebeg Apem . Ini adalah tradisi sakral yang diwariskan turun-temurun sebagai ungkapan syukur dan permohonan maaf menjelang bulan Ramadan.(13-02-2026)
Tradisi Grebeg Apem 2026 kembali digelar di Alun-alun Kabupaten Jombang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi menjelang Ramadhan ini berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga.
Rangkaian acara diawali dengan kirab apem dari Kantor Pemkab Jombang menuju Alun-alun. Arak-arakan semakin semarak dengan penampilan drum band serta tarian bernuansa Timur Tengah yang melambangkan suka cita menyambut bulan suci.
Peserta pawai didominasi siswa siswi sekolah yang ada di Jombang dari berbagai kecamatan di Jombang. Mereka berjalan beriringan mengawal gunungan dan tumpukan apem warna-warni yang menjadi simbol utama tradisi tersebut.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan Grebeg Apem merupakan simbol kebersamaan dan tradisi saling memaafkan menjelang Ramadhan. Tahun ini, sebanyak 15.752 apem disiapkan dan dibentuk dalam 17 tumpeng.
“Tradisi ini menjadi wujud kebahagiaan bersama sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat Jombang. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” kata Warsubi usai kegiatan.

Ia berharap tradisi terus dilestarikan sebagai warisan budaya daerah yang memperkuat persatuan masyarakat. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa umat Islam akan segera memasuki Ramadan 1447 Hijriah.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan yang dinantikan umat Islam. Kami mengajak masyarakat menyambutnya dengan suka cita serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” ujarnya.
“Kita semua hari bahagia, karena kewajiban sebagai umat muslim, orang yang beriman, kita wajib menyambut Ramadhan dengan hati yang gembira dalam menjalankan kewajiban berpuasa,” pungkasnya. (to)












