CyberTNI.id | JOMBANG — Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur menyelimuti kegiatan Tasyakuran Kelas XII sekaligus Pentas Seni siswa-siswi MAN 10 Jombang yang digelar pada Sabtu (25/04/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar madrasah dalam melepas para siswa kelas akhir Tahun Pelajaran 2025/2026.
Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Plt Kepala Madrasah Farida, jajaran Forkopimcam Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa Banjarsari Drs,H Basaruddin, wali murid, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi.
Dalam sambutannya,Plt Kepala Madrasah Farida menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa kelas XII yang telah menempuh proses pendidikan dengan penuh perjuangan.
Ia menegaskan bahwa tasyakuran bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama.
“Hari ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal langkah menuju masa depan. Kami berharap lulusan MAN 10 Jombang mampu menjadi generasi berakhlak, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan tamu undangan.
Perwakilan wali kelas turut memberikan pesan dan motivasi kepada para siswa agar tetap menjaga nama baik almamater serta terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kehadiran unsur Forkopimcam Bandar Kedungmulyo menunjukkan sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun generasi muda berkualitas di wilayah Kabupaten Jombang.
Kepala Desa Banjarsari Badaruddin juga menyampaikan apresiasi terhadap peran madrasah yang selama ini telah berkontribusi besar dalam pembinaan moral dan pendidikan generasi muda desa.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga masyarakat dan orang tua.
Rangkaian acara semakin semarak dengan berbagai penampilan kreasi seni dari siswa-siswi, mulai dari tari tradisional, pertunjukan budaya, hingga penampilan hiburan edukatif yang menunjukkan bakat serta kreativitas generasi muda madrasah.
Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan wali murid yang hadir.

Kegiatan juga diisi tausyiah agama oleh Nurhadi (Mbah Bolong) yang memberikan pesan spiritual tentang pentingnya menjaga akhlak, menghormati orang tua, serta terus menuntut ilmu sepanjang hayat.
Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Tasyakuran ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan siswa kelas XII, tetapi juga mempererat hubungan antara madrasah, orang tua, pemerintah, serta masyarakat sekitar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lulusan MAN 10 Jombang mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas, religius, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
(to)












