CyberTNI.id | CIREBON, 29-04-2026 — Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi, Jawa Barat, melakukan Bintek tentang Pembinaan dan peningkatan kapasitas aparatur desa bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan, layanan publik, dan pengelolaan keuangan desa melalui pelatihan terstruktur (kebijakan, perencanaan, kewirausahaan, anti-korupsi). yang diselenggarakan di Hotel Prima Kota Cirebon Jawa Barat
Dalam acara Bintek yang diikuti Seluruh Kepala Desa di Ciayumajakuning yakni, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Program ini berfokus pada peningkatan integritas, pengetahuan teknis, dan kepemimpinan untuk mewujudkan desa yang mandiri dan inovatif.
Disela-sela Kesibukannya Kuwu Desa Keraton Muali yang juga sebagai Ketua Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC), mengatakan bahwa ada beberapa Poin-Poin Utama Pembinaan Kapasitas Desa yang bertujuan untuk, Meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat, tepat, dan benar.
Ditambahkannya Muali, dengan adanya Bintek atau Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jaba Barat, sebagai motivasi, Meliputi Kebijakan Pemerintahan Desa, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, kewirausahaan, serta kepemimpinan dan pencegahan korupsi. Implementasi Pelatihan tatap muka yang melibatkan Kemendagri, pemerintah daerah, dan pihak ketiga, tuturnya
Lebih lanjut, Muali menandaskan bahwa Bimbingan teknis yang berkelanjutan untuk meningkatkan kelembagaan dan implementasi program strategis nasional. Peserta lebih aktif, disiplin, kreatif, dan mampu mengimplementasikan teknologi digital dalam tata kelola desa.
Menyinggung tentang manfaat dirinya menurutnya, Peningkatan Kapasitas. Peningkatan Keterampilan: Aparatur lebih terampil dalam menyusun peraturan desa dan perencanaan pembangunan. Tata Kelola Keuangan, Pengelolaan keuangan desa menjadi lebih transparan dan berkualitas.
Pemberdayaan Masyarakat: Memperkuat kader desa (PKK, Posyandu) dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga. Untuk menyesuaikan materi pembinaan yang tepat, apa fokus utama peningkatan kapasitas yang dibutuhkan di desa, seperti halnya Pengelolaan keuangan/APBDes, Digitalisasi pelayanan, Pengembangan BUMDes tuturnya MOCH MANSUR












