CyberTNI.id | Jakarta — Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Menanggapi informasi terkait pelaksanaan pendidikan bagi peserta Sekolah Pembentukan Perwira Intelektual (SPPI), Korps Marinir TNI Angkatan Laut memberikan penjelasan mengenai pola kegiatan dan metode pembinaan yang diterapkan selama pelaksanaan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pendidikan SPPI dilaksanakan secara terintegrasi melalui pembelajaran di kelas, pembinaan fisik, pembentukan karakter, serta kegiatan lapangan. Jadwal kegiatan disusun secara terukur mulai pagi hingga malam hari dengan tetap memperhatikan waktu istirahat, ibadah, makan, serta pemulihan kondisi fisik peserta.
Selain pembinaan karakter dan kedisiplinan, pendidikan SPPI juga mencakup pembekalan materi sesuai dengan bidang tugas yang akan diemban peserta. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua fokus pembelajaran, yaitu materi untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta materi untuk mendukung pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Materi terkait KDKMP diberikan oleh Kementerian Koperasi, sedangkan materi terkait KNMP disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan di Brigif 1 Marinir pada 22 Juni 2026, rangkaian kegiatan peserta dimulai pukul 04.30 WIB dengan persiapan pagi dan ibadah, dilanjutkan olahraga pagi, pembelajaran, serta kegiatan pembinaan lainnya hingga waktu istirahat malam. Sebagian besar kegiatan difokuskan pada penyampaian materi, pembinaan kedisiplinan, serta penguatan karakter peserta.
Terkait adanya informasi mengenai pola pendidikan yang disebut cukup berat, Korps Marinir menjelaskan bahwa setiap kegiatan pembinaan dalam pendidikan dasar memiliki unsur kedisiplinan dan pembentukan fisik. Kegiatan seperti olahraga, baris-berbaris, dan pembinaan ketahanan fisik merupakan bagian dari metode pembentukan karakter, namun seluruhnya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan menyesuaikan dengan kondisi peserta.
Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris tidak dilakukan sebagai bentuk latihan militer untuk membentuk peserta menjadi prajurit, melain
Pimum












