CyberTNI.id|PONOROGO,Sabtu (27/6/2026) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo kembali bergolak. Kali ini datang dari belasan tenaga magang yang bekerja di rumah sakit plat merah itu, kini menuntut kejelasan nasib mereka.
Pasalnya, kendati telah bekerja 8 bulan lamanya, namun hingga kini status menjadi tenaga Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tak kunjung diberikan. Padahal, mereka awalnnya dijanjikan akan diangkat menjadi tenaga BLUD setelah sebulan bekerja.
“ Ada 11 honorer atau tenaga magang yang minta kepastian kapan diangkat BLUD RSUD. Ini menejemen rumah sakit lagi bingung,” ujar salah satu sumber di menejemen RSUD Harjono yang enggan disebutkan namanya, Jumat (26/06/2026).
Ia juga mengaku, dalam proses rekrutmen belasan tenaga magang ini, diduga menggunakan uang pelicin hingga puluhan juta rupiah, untuk dapat bekerja di RSUD Dr Harjono.
“ Kayaknya begitu, kisaran puluhan juta,” akunya.
Sementara itu, Kepala Bagian SDM (Sumber Daya Manusia) dan Diklat di RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo, Wajib Muslim Sunarko membantah adanya mahar dalam proses rekrutmen tenaga magang ini. Ia menegaskan bahwa dirinya bekerja secara profesional dan memegang teguh prinsip agama yang ditekankan oleh keluarganya.
“Kalau soal apakah memakai persyaratan di luar ketentuan, saya tidak… Demi Allah saya tidak tahu,” jelasnya.
(Nang)












