CyberTNI.id | JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang terus mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan sampah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Smart Card Beresin Sampah dan Administrasi Bank Sampah dengan tema “Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan Kampung Proklim Kabupaten Jombang”.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pertemuan Bung Tomo, Pemerintah Kabupaten Jombang, Selasa (8/9/2026). Acara berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan penampilan kelompok seni dari kelompok seni Jombang. Sajian kesenian tersebut menjadi pembuka sebelum kegiatan memasuki agenda utama, sekaligus memberikan nuansa budaya lokal dalam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut KH M. Salmanudin Yazid, S.Ag., M.Pd., Wakil Bupati Jombang, Miftahul Ulum, S.T., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani Warsuby, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, serta Ibu Agus Purnomo selaku istri Sekda Kabupaten Jombang.
Turut hadir pula perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Kokoh Wijayanto, Sarjana Kehutanan, Direktur PSIC Jombang, para camat se-Kabupaten Jombang, serta kepala desa se-Kabupaten Jombang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum, S.T., M.Si., menyampaikan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menangani persoalan sampah.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat mulai dari tingkat rumah tangga, lingkungan, desa hingga kecamatan agar persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan.
Program Smart Card Beresin Sampah dan administrasi bank sampah diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, terukur, sekaligus mendorong masyarakat agar memiliki kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Kokoh Wijayanto, Sarjana Kehutanan, turut memberikan pemaparan terkait pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Program kampung beriklim juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, edukasi dan sosialisasi menjadi salah satu langkah penting untuk membangun kesadaran bersama terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Jombang KH M. Salmanudin Yazid, S.Ag., M.Pd., menyampaikan pesan dari Bupati Jombang Warsubi agar seluruh masyarakat semakin peduli terhadap persoalan sampah.
Pesan tersebut menekankan pentingnya menanamkan kesadaran bahwa kebersihan dan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

“Pesan dari Abah Bupati Jombang, mari kita mengajak dan menanamkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap sampah,” demikian inti pesan yang disampaikan Wakil Bupati.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih. Pemerintah memiliki peran dalam menyediakan kebijakan dan fasilitas, sementara masyarakat menjadi bagian utama dalam pelaksanaannya di lapangan.
Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah, serta memanfaatkan keberadaan bank sampah harus terus dibangun secara konsisten.
Kehadiran para camat dan kepala desa se-Kabupaten Jombang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat implementasi program di tingkat bawah.
Pemerintah desa dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui perangkat desa, kader lingkungan, PKK, kelompok masyarakat dan pengelola bank sampah, edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih dekat dan berkesinambungan.
Program tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata. Namun, dapat dilanjutkan melalui langkah nyata di masing-masing wilayah, sehingga pengelolaan sampah menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari.
Keberadaan Smart Card Beresin Sampah dan sistem administrasi bank sampah diharapkan mampu mendukung pencatatan serta pengelolaan kegiatan bank sampah secara lebih tertib. Dengan sistem yang baik, masyarakat juga diharapkan semakin termotivasi untuk memilah sampah yang memiliki nilai manfaat.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab Jombang dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Kampung Proklim di Kabupaten Jombang.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Lingkungan Hidup,pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan berkelanjutan.
Dengan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat, persoalan sampah diharapkan dapat ditangani dari hulu hingga hilir. Bukan hanya melalui pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga melalui pengurangan sampah, pemilahan, pemanfaatan kembali dan pengelolaan melalui bank sampah.
Kegiatan sosialisasi di Gedung Pertemuan Bung Tomo tersebut berlangsung lancar, tertib dan hingga selesai. Pemerintah Kabupaten Jombang berharap seluruh peserta yang hadir dapat meneruskan informasi serta semangat kepedulian lingkungan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
(to)












