Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Demi Kelancaran MTQN XXXI di Simpang Lima; Masyarakat Diimbau Ikuti Rute Alternatif

CyberTNI.id |  Jateng — Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026, Polda Jawa Tengah bersama Polrestabes Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di pusat Kota Semarang. Langkah ini diberlakukan pada Sabtu (12/9/2026) untuk mendukung rangkaian acara, termasuk Pawai Ta’aruf dan upacara pembukaan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan informasi rekayasa lalu lintas telah diumumkan melalui akun resmi Instagram Satlantas Polrestabes Semarang dan dapat dimanfaatkan sebagai panduan perjalanan bagi masyarakat. “Informasi tersebut dapat digunakan agar masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan, memilih rute alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya saat memberikan keterangan di Mapolda Jateng, Jumat (11/9/2026) pagi.

Rekayasa arus diberlakukan sejak pukul 07.00 WIB untuk mendukung pelaksanaan Pawai Ta’aruf dengan rute Balai Kota Semarang — Jalan Pemuda — Tugu Muda — Jalan Pandanaran — Simpang Eka Karya — Simpang KFC Pandanaran — Simpang Mugasari — Simpang Taman Indonesia Kaya — Air Mancur — Jalan Pahlawan — Kantor Gubernur Jawa Tengah. Selama rombongan pawai melintas, petugas akan menerapkan buka-tutup arus secara situasional menyesuaikan pergerakan peserta. Pengaturan serupa juga diterapkan di kawasan Bundaran Paragon.

“Buka-tutup serta pengalihan arus dilakukan menyesuaikan pergerakan rombongan. Oleh karena itu, masyarakat yang akan melintasi rute pawai diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas,” tambah Yuliyanto.
Untuk mendukung pembukaan MTQN pada sore hari, rekayasa lalu lintas kembali diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga kegiatan selesai. Pada saat pembukaan berlangsung, arus kendaraan di kawasan Simpang Lima akan dialihkan agar kegiatan berjalan lancar dan aman.

Beberapa titik pengalihan yang disiapkan antara lain:
– Arus dari Bangkong menuju Tugu Muda dialihkan di Perempatan RRI.
– Arus dari Tugu Muda menuju Bangkong dialihkan di Simpang KFC Pandanaran serta Simpang Pandanaran 1 dan 2.
– Arus dari Jalan Pangeran Diponegoro dialihkan di Rimba Graha dan Air Mancur Jalan Pahlawan.

Kabid Humas menegaskan rekayasa ini tidak berarti penutupan total sepanjang hari. Petugas akan menilai situasi secara dinamis; jika arus masih lancar, pengaturan dilakukan tanpa penutupan, sementara pengalihan atau penutupan sementara diberlakukan saat kepadatan meningkat.

Dalam rangka memudahkan pengunjung, Satlantas Polrestabes Semarang juga menyiapkan kantong parkir di beberapa lokasi, antara lain Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajahmada, Jalan Pahlawan, Taman Indonesia Kaya, Jalan Airlangga, Jalan KH Ahmad Dahlan, area parkir Mall Ciputra, Parkir Matahari, Masjid Baiturrahman, dan Parkir Mall Wonderia.

Yuliyanto mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas, memanfaatkan kantong parkir yang tersedia bagi yang menghadiri pembukaan, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas. “Kami mengajak warga bersama menjaga kelancaran kegiatan. Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan di sekitar Simpang Lima, harap memilih waktu atau rute perjalanan lain. Bagi pengunjung MTQN, silakan manfaatkan kantong parkir dan ikuti arahan petugas,” pungkasnya.

Imam r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *