CyberTNI.id|BANDUNG –Rabu (13/5/2026) — Dunia otomotif Indonesia sedang dihebohkan oleh inovasi jenius dari kampus Bumi Siliwangi. Mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sukses menciptakan prototipe sepeda motor berbahan bakar hidrogen yang diklaim sangat irit dan ramah lingkungan.
Tak tanggung-tanggung, dalam uji cobanya, motor ini mampu menempuh jarak fantastis hingga 214 kilometer hanya dengan 1 liter bahan bakar hidrogen. Prestasi ini digadang-gadang menjadi solusi nyata di tengah naiknya harga BBM.
Inovasi “Moge” yang Ramah Kantong
Proyek yang diberi nama MOGE (Motor Gasoline Hydrogen) ini dikembangkan oleh tim mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin UPI. Berikut adalah fakta-fakta menarik di balik motor canggih ini:
Sistem Hybrid: Motor ini bekerja dengan sistem penggabungan antara bahan bakar konvensional dan hidrogen hasil elektrolisis air.
Efisiensi Gila-gilaan: Dengan tambahan sistem hidrogen ini, konsumsi bahan bakar menjadi sangat efisien. Angka 214 KM per liter jauh melampaui rata-rata motor irit yang ada di pasaran saat ini.
Emisi Rendah: Karena menggunakan hidrogen sebagai substitusi pembakaran, emisi gas buang yang dihasilkan jauh lebih bersih dan tidak berpolusi.
Basis Kendaraan: Prototipe ini dibangun menggunakan basis motor yang kemudian dimodifikasi pada sistem pembakarannya dengan alat khusus yang mereka ciptakan sendiri.
Siap Diproduksi Massal?
Keberhasilan ini tentu memicu pertanyaan: kapan motor ini bisa kita beli? Saat ini, tim mahasiswa UPI masih terus melakukan riset dan pengembangan agar teknologi ini bisa diaplikasikan secara lebih aman dan praktis untuk masyarakat luas.
Dukungan dari pihak kampus dan pemerintah sangat diharapkan agar inovasi “Anti-BBM” ini tidak hanya berhenti di level perlombaan atau tugas akhir, melainkan bisa menjadi produk kebanggaan Indonesia di masa depan.
(Nang)












