CyberTNI.id | Kota Bekasi — Seorang pemuda bernama Muhammad Ikhsan Maulana (22) dilaporkan hanyut dan hilang terbawa arus di Kali Bekasi, kawasan Kompleks Pondok Mitra Lestari, Jalan Alam Lestari Raya RT 02 RW 13, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (23/5/2026).
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Bekasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diketahui sedang memancing bersama sejumlah rekannya di area folder sebelum berpindah ke Kali Bekasi karena tidak mendapatkan ikan.
Saat berada di lokasi, korban mengajak teman-temannya menyeberangi sungai. Namun, beberapa rekannya menolak karena takut terhadap derasnya arus sungai. Korban kemudian tetap menyeberang bersama beberapa temannya yang lain.
Di tengah upaya menyeberang, korban diduga kelelahan hingga akhirnya terbawa arus sungai. Menurut keterangan saksi, korban terakhir terlihat sekitar 50 meter dari titik awal sebelum menghilang dari permukaan air.
Dua saksi yang berada di lokasi kejadian masing-masing bernama Muhammad Anugra Laili Ramadhan (17) dan Muhammad Ihsan Ramadhan (18), warga Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.
Korban memiliki ciri-ciri berkulit putih, tinggi sekitar 160 sentimeter, berambut keriting, serta mengenakan celana pendek warna hijau putih. Korban juga diketahui memiliki bekas luka di kedua kaki dekat ibu jari akibat kecelakaan sebelumnya.
Setelah menerima laporan pada pukul 17.36 WIB, tim BPBD Kota Bekasi bersama unsur SAR gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan asesmen serta pencarian korban. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.05 WIB.
Pada Minggu (24/5/2026), operasi pencarian kembali dilanjutkan sejak pagi hari melalui briefing rencana operasi yang melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU). Tim melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dan LCR di sepanjang aliran Kali Bekasi dengan radius pencarian mencapai sekitar tiga kilometer.
SRU 1 yang terdiri dari BPBD dan tim SAR gabungan melakukan penyisiran dari titik lokasi kejadian hingga sekitar Pool Bus samping Jembatan Kemang sejauh kurang lebih dua kilometer. Sementara SRU 2 dari Basarnas bersama tim gabungan melakukan pencarian hingga kawasan hutan bambu sejauh sekitar tiga kilometer.
Di sisi lain, SRU 3 dari SAR MTA bersama tim SAR gabungan melakukan penyisiran mobile dari area Pool Bus Jembatan Kemang menuju titik awal lokasi kejadian.
Hingga Minggu sore pukul 17.20 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian menutup sementara operasi pencarian dan akan melanjutkan penyusuran pada hari berikutnya.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kota Bekasi, Basarnas, Polsek Jatiasih, Satpol PP, PMI Kabupaten Bekasi, Baznas Kota Bekasi, Kompi 887, FPRB Kota Bekasi, SAR MTA, Korgad Rescue, Semut Rescue, AWIBB Rescue, SRB, KSB Jatiasih, Katana Jatirasa, Saka SAR Kota Bekasi, LAI, Linmas, Senkom Kota Bekasi, LPB MUI, serta unsur RT dan RW setempat.
Nuralam












