CyberTNI.id | Trenggalek – Semangat sinergi dan keakraban lintas institusi tampak menggelora di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Sabtu (26/7/2025). Tiga Pilar Kabupaten Trenggalek, Bupati Moch. Nur Arifin, Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., dan Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melebur dalam satu kesebelasan, menunjukkan kekompakan yang tak hanya di atas meja kerja, namun juga di atas lapangan hijau.
Mengenakan jersey kebanggaan PS. Kabupaten Trenggalek, ketiganya bermain bola bersama melawan tim tamu PS. M’Batavia dalam laga persahabatan yang sarat makna. Tidak hanya sebagai ajang olahraga, pertandingan ini menjadi simbol kuat sinergitas antar pilar daerah yang terus dirawat melalui berbagai momentum kebersamaan.
Letkol Roy, sapaan akrab Dandim 0806/Trenggalek menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan persahabatan. “Ini adalah ruang untuk terus mempererat tali sinergi antar unsur Forkopimda dan memperluas jejaring komunikasi dengan organisasi dari luar Trenggalek,” ujarnya seusai pertandingan, sembari tersenyum menyeka keringat.
Pertandingan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menyedot perhatian warga yang memadati tribun stadion. Aksi-aksi lincah ketiga pucuk pimpinan daerah ini mendapat sorak sorai dan tepuk tangan dari penonton, memperlihatkan bahwa kepemimpinan di Trenggalek tidak hanya solid, namun juga membumi.
Bupati Nur Arifin menyebut, momen seperti ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi di luar forum formal. “Kita ingin menunjukkan bahwa harmonisasi antar lembaga di Trenggalek berjalan dalam suasana yang cair, kompak, dan saling mendukung. Kebersamaan seperti inilah yang akan memperkuat pelayanan publik,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menambahkan, kebersamaan lintas sektor semacam ini menjadi energi positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah. “Dengan sinergi yang solid, berbagai tantangan akan lebih mudah dihadapi bersama,” ujarnya.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang, namun kemenangan sesungguhnya adalah kebersamaan yang terbangun di antara para pemimpin daerah dan seluruh elemen masyarakat. Laga ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan PS. M’Batavia, sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan kerja sama antar daerah dan komunitas.
Kekompakan Tiga Pilar Trenggalek di lapangan hijau menjadi potret nyata kepemimpinan kolaboratif yang semakin dibutuhkan di era kompleksitas sosial saat ini. Bukan hanya kompak di ruang rapat, tapi juga satu dalam semangat kebersamaan yang menginspirasi.
Red_team












