crossorigin="anonymous">

Nanik Deyang Bantah Tuduhan Korupsi: “Saya Sudah Kaya Sebelum Masuk BGN”

CyberTNI.id|JAKARTA,Minggu (14/6/2026) — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, akhirnya buka suara terkait tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam praktik korupsi di lingkungan lembaga yang dipimpinnya.

Dalam pernyataannya, Nanik menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki alasan untuk melakukan korupsi ataupun mengambil keuntungan dari praktik yang melanggar hukum. Ia menyebut telah mendampingi Prabowo Subianto selama kurang lebih 14 tahun dan mengaku memiliki kondisi ekonomi yang mapan jauh sebelum menjabat di pemerintahan.

“Saya sudah lama bersama Pak Prabowo, sekitar 14 tahun. Dari awal saya juga sudah berkecukupan secara ekonomi,” ujarnya.

Menurut Nanik, rekam jejak dan kondisi finansialnya menjadi alasan kuat mengapa dirinya tidak perlu mencari keuntungan melalui cara-cara yang melanggar hukum. Ia menilai tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak berdasar dan tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap berbagai isu tata kelola dan pengelolaan anggaran di Badan Gizi Nasional, lembaga yang saat ini menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai bahwa pembuktian integritas seorang pejabat publik tidak hanya bergantung pada klaim pribadi mengenai kekayaan atau kedekatan politik, melainkan juga pada transparansi, akuntabilitas, serta hasil pemeriksaan lembaga pengawas dan aparat penegak hukum.

Karena itu, perdebatan mengenai tuduhan tersebut kini bergeser pada pertanyaan yang lebih mendasar: apakah tata kelola dan penggunaan anggaran di BGN telah berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *