crossorigin="anonymous">

Buka Pertama SPPG Mancar 1 Peterongan Jombang Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas

CyberTNI.id | Jombang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali beroperasi pada Senin (13/7/2026) seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar setelah libur sekolah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah kembali menyalurkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, pemerintah menghentikan sementara penyaluran MBG selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut bukan merupakan penghentian program secara permanen, melainkan penyesuaian operasional berdasarkan kalender pendidikan sekaligus untuk memberikan ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Penghentian sementara itu mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Periode Hari Libur dalam rangka Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026. Dalam surat edaran tersebut, operasional penyaluran MBG dihentikan sementara mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Dalam keterangan resminya, BGN menegaskan bahwa meskipun distribusi makanan dihentikan sementara selama masa libur, aspek keamanan dan kesiapan operasional SPPG tetap menjadi prioritas.

“Meskipun pelayanan MBG dihentikan sementara selama periode hari libur, aspek keamanan dan kesiapan operasional SPPG tetap menjadi prioritas. Petugas keamanan tetap menjalankan tugas selama 24 jam secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditetapkan guna memastikan keamanan aset dan fasilitas SPPG,” demikian keterangan resmi BGN.

Di Kabupaten Jombang, SPPG Mancar 1, Kecamatan Peterongan, telah mempersiapkan seluruh kebutuhan operasional sejak Minggu (12/7/2026), sehingga pada hari pertama masuk sekolah distribusi makanan dapat berjalan dengan lancar.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Mancar 1, Bagus, mengatakan bahwa pada hari pertama pelaksanaan kembali program MBG, pihaknya memprioritaskan kualitas dan kuantitas makanan yang disajikan.

“Kami mengutamakan kualitas dan kuantitas menu karena program ini dirancang untuk berjalan secara berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan gizi generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Mancar 1 Kecamatan Peterongan, Sulis, menjelaskan bahwa seluruh makanan diperiksa secara cermat sebelum didistribusikan guna memastikan kualitas tetap terjaga.

“Kami melakukan pengecekan secara teliti terhadap kualitas maupun jumlah makanan agar tidak terjadi kendala dalam pendistribusian. Hari ini menu yang disajikan adalah ayam kecap. Jumlah penerima manfaat sekitar 1.900 siswa dan sekitar 300 penerima manfaat kategori B3,” jelasnya.

Antusiasme juga disampaikan oleh salah seorang kader Posyandu yang turut menjadi penerima manfaat program tersebut. Ia berharap Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan secara berkesinambungan dengan kualitas menu yang semakin baik.

“Kami berharap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat terus berlanjut. Semoga makanan yang diterima setiap hari semakin berkualitas dan lezat meskipun anggaran per porsi sebesar Rp10.000 untuk siswa dan Rp8.000 untuk kategori tertentu,” ungkapnya.

Program MBG diharapkan terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *