CyberTNI.id | Semarang – Jumat (7/8/2026) – Layanan pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TB) Paru gratis yang diselenggarakan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah dalam kegiatan Bakti Indonesia IV “Sinergi untuk Mewujudkan Indonesia Sehat” di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Kota Semarang, mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026 pukul 09.00–15.00 WIB tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, skrining dan tracing TB Paru, hingga pemeriksaan X-Ray thoraks bagi peserta yang memiliki indikasi berdasarkan hasil pemeriksaan dokter bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.
Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga memperoleh edukasi kesehatan, obat-obatan sesuai indikasi medis, serta surat rujukan bagi peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Salah seorang peserta, Yudha Perdana, warga Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengetahui kegiatan tersebut melalui media sosial. Ia datang bersama istrinya untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan Biddokkes Polda Jateng.
Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya dalam kondisi sehat dan tidak terindikasi menderita TB Paru. Selain mendapatkan penjelasan mengenai kondisi kesehatan, mereka juga menerima obat serta multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Pelayanannya sangat baik dan petugasnya ramah. Kami jadi tahu kondisi kesehatan kami dan merasa lebih tenang setelah hasil pemeriksaan dinyatakan baik. Terima kasih kepada tim dokter dan tenaga kesehatan Polda Jawa Tengah yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis. Semoga kegiatan seperti ini terus membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Yudha.
Apresiasi serupa disampaikan Suwarto, warga Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Menurutnya, informasi mengenai kegiatan tersebut diperoleh dari komunitas pengemudi ojek online sehingga ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kesehatannya mengingat aktivitas sehari-hari yang banyak terpapar debu dan asap kendaraan.
“Alhamdulillah hasil pemeriksaan saya baik. Meskipun begitu, saya tetap mendapat obat untuk membantu mengatasi batuk dan radang yang saya alami. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami yang kesulitan meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Budi Santoso, warga Simongan, Kota Semarang, datang ke lokasi setelah beberapa waktu mengalami keluhan batuk. Usai menjalani skrining dan pemeriksaan X-Ray thoraks, ia memperoleh penjelasan dari dokter mengenai hasil pemeriksaan sekaligus surat rujukan ke puskesmas untuk penanganan lanjutan.
“Saya merasa sangat terbantu karena bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya. Dokter juga menjelaskan hasil pemeriksaan dengan baik dan memberikan rujukan untuk penanganan selanjutnya. Pelayanan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Budi.
Paur III Subbidkespol Biddokkes Polda Jateng sekaligus Kepala Tim Kesehatan, AKP Maria Faizatul Habibah, menjelaskan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini Tuberkulosis melalui skrining aktif.
“Melalui kegiatan ini kami memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru secara gratis kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga apabila ditemukan indikasi penyakit dapat segera memperoleh penanganan medis yang tepat,” jelas AKP Maria Faizatul Habibah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa tingginya antusiasme dan apresiasi masyarakat menjadi motivasi bagi Polda Jateng untuk terus menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui keterlibatan Biddokkes dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan, Polda Jateng ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami berharap masyarakat terus memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan dan semakin peduli terhadap pentingnya deteksi dini penyakit, termasuk Tuberkulosis,” pungkasnya.












