Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI di Serang, Dorong Pelestarian Budaya Banten

CyberTNI.id | Serang — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, meresmikan Balai Latihan Seni Silat milik Pasanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) dan menghadiri milad ke‑3 PTBI di Kampung Cibogo, Desa Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jumat (18/9).
Peresmian dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, pendiri PTBI H. Tubagus Mulyana, dan sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolri menyatakan peresmian balai latihan menjadi momentum memperkuat upaya pelestarian seni budaya Banten, khususnya pencak silat Tjimande dan kesenian Debus.
Menurutnya, pencak silat adalah kekayaan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO, dan Tjimande merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang perlu dijaga.

“Saya merasa berkewajiban berkontribusi membangun dan melestarikan kebudayaan Banten. Balai latihan ini dapat menjadi ruang bersama bagi berbagai perguruan untuk berlatih, belajar, dan menjaga keaslian budaya,” ujar Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri mendorong agar fasilitas serupa dikembangkan di setiap kabupaten di Banten sehingga seni dan kearifan lokal terus terlatih, dilestarikan, dan dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul serta pemecahan masalah bersama masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memelihara filosofi pendekar dan jawara—membela kebenaran, melindungi yang lemah, serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama Polri.

“Kita titip agar bersama‑sama menjaga harkamtibmas, memberantas penyakit masyarakat, dan menjaga Banten melalui kerja sama antara Polri dan para jawara,” kata Kapolri.

Selain aspek budaya dan keamanan, Kapolri melihat potensi pengembangan seni budaya Banten menjadi sumber ekonomi lokal jika dikelola secara berkelanjutan, antara lain melalui promosi ke tingkat nasional dan internasional. Ia menekankan perlunya solidaritas antarperguruan untuk memelihara dan mengembangkan seni Silat Tjimande dan Debus.

“Bangun, jaga, dan tingkatkan kebudayaan ini. Kita memiliki kekayaan budaya luar biasa yang harus dipertahankan,” tutup Kapolri.

 

Imam R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *