CyberTNI.id|PONOROGO,Selasa (1/9/2026) —Pengisian jabatan Wakil Bupati Ponorogo kembali menjadi pembahasan DPRD. Badan Anggaran atau Banggar meminta Pemkab Ponorogo mengantisipasi kebutuhan anggaran untuk proses tersebut dalam penyusunan APBD 2027.
Hal itu menjadi salah satu poin hasil pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS 2027 beberapa waktu lalu.
Juru Bicara Banggar DPRD Ponorogo Anik Suharto mengatakan, pemerintah daerah perlu menyiapkan anggaran apabila proses pengisian kursi wakil bupati benar-benar dilaksanakan.
“Kami meminta pemerintah daerah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan pengisian jabatan wakil bupati,” ujar Anik
Kebutuhan anggaran pengisian Wabup itu masuk dalam sejumlah catatan Banggar dalam penyusunan arah kebijakan anggaran 2027.
*Sektor Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas*
Selain kursi wakil bupati, Banggar juga menyoroti sejumlah sektor yang perlu diprioritaskan.
Salah satunya pendidikan. Banggar mendorong Pemkab meningkatkan kualitas sekaligus kesejahteraan guru madrasah diniyah atau madin.
“Badan Anggaran mendorong pemerintah daerah memprioritaskan anggaran pendidikan, khususnya untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah diniyah,” tuturnya.
Penataan satuan pendidikan melalui regrouping sekolah serta pemerataan tenaga pendidik juga diminta menjadi perhatian Pemkab Ponorogo.
Menurut Banggar, pembenahan sektor pendidikan tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Efektivitas kelembagaan sekolah dan distribusi tenaga pendidik juga harus dibenahi agar kegiatan belajar mengajar lebih optimal.
“Selain pendidikan, sektor kesehatan, pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan infrastruktur tetap menjadi bagian dari prioritas yang disorot dalam pembahasan anggaran daerah,” pungkas Anik.
(Nang)












