CyberTNI.id|MADIUN,Minggu (21/6/2026) — Ada sejarah baru di peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Untuk pertama kalinya, Pemkot Madiun menggelar Kirab Budaya Pencak Silat dengan melibatkan 13 perguruan silat plus pendekar militer dari Kodim 0803/Madiun.
Kirab akbar ini dijadwalkan Kamis, 25 Juni 2026, dan akan jadi tontonan langka. Bayangkan, 13 perguruan yang selama ini punya warna masing-masing bakal jalan bareng, tunjukkan jurus, dalam satu semangat: “Pendekar Santun, Madiun Rukun”.
13 Perguruan yang Turun Kirab:
Cempaka Putih, PSHW Tunas Muda, IKS Pro Patria, Perisai Diri, OCC Pangastuti, Persinas ASAD, Merpati Putih, IKSPI Kera Sakti, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Persaudaraan Rasa Tunggal, Pandan Alas, PSHT, dan PSH Tuhu Tekad. Ditambah satu kontingen spesial: Pencak Silat Militer Kodim 0803/Madiun.
Rute & Jadwal:
Kirab dimulai pukul 08.00 WIB dari Pahlawan Street Center (PSC). Rute: Jl. Cokroaminoto → Jl. Citandui → finish di Jl. H. Agus Salim, Alun-alun Kota Madiun.
Ini bukan sekadar jalan. Di 3 titik, para pendekar bakal perform jurus andalan:
1. Panggung Kehormatan Balai Kota– atraksi pembuka
2. Beberapa titik di sepanjang rute– unjuk kebolehan ke warga
3. Patung Kolonel Marhadi, Alun-alun– atraksi pamungkas sekaligus finish
Yang bikin beda, setiap perguruan diminta mempresentasikan cerita dan sejarah singkat perguruannya. Jadi penonton nggak cuma lihat jurus, tapi juga paham filosofi di baliknya.
Tujuan Besar:
Kirab ini jadi cara Pemkot Madiun melestarikan sekaligus mempromosikan pencak silat sebagai warisan budaya. Harapannya jelas: memperkuat branding Madiun sebagai Kota Pendekar dan menjadikan event ini magnet wisata tahunan.
“Ini event perdana. Targetnya berkelanjutan dan makin besar. Biar dunia tahu, pencak silat Madiun itu beragam, santun, dan rukun,” ujar sumber Pemkot Madiun.
(Nang)












