Polres Kebumen Ajari Siswa SMK Pertambangan Bedah “AI” dan Bahaya Deepfake: Belajar Pintar, Tidak Mudah Percaya

CyberTNI.id | Kebumen, 7 September 2026 — Polres Kebumen kembali menggelar pelatihan literasi kecerdasan buatan (AI) bagi pelajar di Kabupaten Kebumen. Kali ini kegiatan menyasar siswa kelas X SMK Pertambangan Kebumen dalam rangkaian program “Polres Kebumen Paham AI” yang dilaksanakan bergilir di sejumlah sekolah.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengatakan perkembangan pesat teknologi AI mempermudah produksi konten digital namun sekaligus meningkatkan risiko penyebaran informasi keliru. “AI memberikan banyak manfaat, terutama untuk mendukung proses belajar. Tetapi teknologi ini juga bisa digunakan untuk membuat informasi yang tidak benar.
Karena itu, pelajar harus mampu membedakan mana informasi yang dapat dipercaya dan mana yang perlu diperiksa kembali,” ujarnya saat membuka kegiatan, Senin (7/9/2026).

Dalam pelatihan, materi tidak hanya memperkenalkan cara kerja AI, tetapi juga menekankan etika penggunaan teknologi, pemanfaatan AI untuk pembelajaran produktif, serta teknik memverifikasi informasi. Siswa dibekali kemampuan mengenali hoaks, manipulasi foto dan video, serta deepfake yang semakin meyakinkan akibat kemajuan teknologi generatif.

AKBP Putu Bagus mengingatkan bahwa konten digital—foto, video, suara, maupun tulisan—dapat dimanipulasi sehingga tampak autentik dan menyesatkan. “Jangan sampai kemampuan menggunakan teknologi tidak dibarengi kemampuan menyaring informasi. Di era AI, kita harus lebih kritis, bukan justru lebih mudah percaya,” katanya.

Pelatihan yang mengadopsi metode materi dari Senopati Institut dan kerja sama dengan Polda Jawa Tengah itu juga mengajarkan langkah praktis verifikasi: memeriksa sumber, membandingkan dengan laporan lain, dan memahami konteks sebelum menyimpulkan atau membagikan informasi di media sosial.
Kepolisian berharap langkah ini turut mengurangi potensi pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di kalangan generasi muda.

Program “Polres Kebumen Paham AI” telah berjalan sebelumnya di beberapa sekolah, antara lain SMA Pejagoan, SMK Negeri 2 Kebumen, dan SMA Negeri 1 Kebumen, dengan target pelajar kelas X yang menjadi prioritas pendidikan literasi digital.
Kegiatan dilaksanakan secara bergantian setiap pekan sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membangun budaya kritis digital.

Kepolisian mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk mendukung literasi AI sejak dini agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Informasi lebih lanjut tentang jadwal program dan materi pelatihan dapat diperoleh melalui Humas Polres Kebumen.

 

 

Imam r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *