CyberTNI.id | Menggala (Tulang Bawang) — Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan Karhutla di Aula Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulang Bawang, Jalan Cendana, Lingkungan Gunung Sakti, Kelurahan Menggala, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut mengusung tema “Cegah Sebelum Dibakar, Deteksi Dini, Lapor Cepat, Tangani Secara Terpadu” dan diikuti sekitar 75 peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman serta sinergi seluruh pihak dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Tulang Bawang.
Tim Penyuluh Mabes TNI yang hadir terdiri dari Kolonel Inf MM Yamin Ahmad, S.Pd., M.M., Kolonel Sus Mulyana, Mayor Ckm Asnawi, S.E., M.H., Kapten Cpm I. Gusti Bagus A.W., S.H., dan Kapten Cpm Sukato Sembiring. Turut hadir Kadis Damkar Kabupaten Tulang Bawang Mohammad Umar, S.Sos., Pasi Pers Kodim 0426/TB Lettu Inf Sudirman, Sekretaris Dinas Damkar Tony Gusliawan, S.E., Ak., M.M., Kabid Damkar Ishak, para Babinsa Koramil 426-02/Mgl, anggota Damkar, serta masyarakat peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Kadis Damkar Kabupaten Tulang Bawang Mohammad Umar menyampaikan sejumlah kondisi dan kendala dalam penanganan kebakaran di wilayahnya. Dari sisi jangkauan, armada Damkar Pemkab Tulang Bawang saat ini mampu menjangkau lima kecamatan, sedangkan wilayah lainnya memiliki kendala jarak, kondisi medan, usia armada, serta akses jalan yang dapat memengaruhi kecepatan penanganan.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Dinas Damkar mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perusahaan perkebunan yang memiliki armada dan sarana pemadaman sendiri. Koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, aparat kewilayahan, dan pihak perusahaan dinilai penting agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau armada Damkar.
Sementara itu, Tim Penyuluh Mabes TNI menekankan bahwa penanganan Karhutla harus mengutamakan langkah pencegahan, deteksi dini, pelaporan
Pimum












