CyberTNI.id|JAKARTA,Sabtu (5/9/2026) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi sorotan. Sebanyak 13 ribu calon mitra kini meminta kepastian dari pemerintah.
Perkumpulan Mitra Berdaulat Gerakan Nasional / Permit BGN yang menaungi mereka angkat suara.
Sudah Investasi Besar untuk SPPG
Ketua Umum Permit BGN, Sterren Silas Samberi, mengatakan para calon mitra telah menyiapkan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Persiapannya sesuai mekanisme dan kebijakan resmi pemerintah.
Menurut Permit BGN, sebagian calon mitra bahkan sudah mengeluarkan investasi besar setelah dapat persetujuan lewat sistem Badan Gizi Nasional (BGN).
“Jumlahnya sekitar 13 ribu calon mitra atau dapur persiapan,” kata Sterren.
Mereka khawatir investasi yang sudah keluar tidak ada kejelasan kelanjutan.
Minta Ada Mekanisme Jelas Jika Ada Perubahan
Permit BGN memahami pemerintah perlu evaluasi agar MBG berjalan baik.
Namun mereka meminta setiap perubahan kebijakan, termasuk moratorium atau penghentian sementara, harus disertai mekanisme yang memberi kejelasan bagi mitra yang sudah berinvestasi.
BGN: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan
Di sisi lain, Kepala BGN Sudaryono meminta para mitra segera melapor jika ada pihak yang mengatasnamakan pimpinan BGN dan meminta uang dengan janji melancarkan operasional SPPG.
BGN menegaskan tidak pernah memberi kewenangan siapa pun untuk minta uang atau menjanjikan percepatan. Itu adalah tindakan penipuan dan harus dilaporkan ke kepolisian.
Catatan
Keberlanjutan MBG tidak hanya soal anggaran. Tapi juga tata kelola, kepastian hukum, dan ekosistem kemitraan.
13 ribu dapur ini adalah ujung tombak MBG. Jangan sampai mereka dirugikan. Pemerintah harus hadir memberi kepastian.
(Nang)












