CyberTNI.id|JAKARTA,Minggu
(6 /9/ 2026) — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi PVMBG mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang ditandai dengan erupsi pada 4 gunung api di wilayah Indonesia dalam waktu yang relatif berdekatan.
Keempat gunung tersebut adalah:
1. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda
Erupsi terjadi pukul 07.10 WIB. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 16 detik. Sebaran abu vulkanik terpantau ke wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung hingga Bengkulu.
2. Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur
Erupsi terjadi pukul 07.51 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak. Arah sebaran abu ke timur. Status saat ini Level III Siaga.
3. Gunung Ili Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur
Erupsi terkuat terjadi pukul 06.41 WITA dengan tinggi kolom abu 600 meter. Sepanjang 5 September 2026 tercatat 311 kali letusan.
4. Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara
Erupsi terjadi pukul 04.55 WIT dengan tinggi kolom abu 400 meter di atas puncak. Arah sebaran abu ke timur laut.
PVMBG menegaskan bahwa meskipun erupsi terjadi dalam waktu berdekatan, secara geologi tidak terdapat keterhubungan “jalur pipa” magma antar gunung. Setiap gunung memiliki sistem dan dapur magma sendiri-sendiri. Fenomena ini merupakan bagian dari dinamika tektonik di wilayah zona konvergensi Indonesia yang merupakan bagian dari _Ring of Fire_.
Saat ini terdapat 5 gunung api dengan status Level III Siaga yaitu: Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Sinabung, Gunung Lewotobi Laki-laki, dan Gunung Merapi.
Rekomendasi PVMBG dan BNPB kepada Masyarakat:
1. Mematuhi radius larangan sesuai rekomendasi setiap gunung. Contoh: Gunung Anak Krakatau radius 3 km dari kawah aktif.
2. Bagi masyarakat di sekitar jalur sebaran abu vulkanik agar menggunakan masker, kacamata, dan menutup tempat penampungan air.
3. Tidak terpancing isu dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
4. Terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BPBD setempat, dan pemerintah daerah.
Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan relawan telah melakukan koordinasi untuk kesiapsiagaan. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
Call Center: 192 | Website: http://vsi.esdm.go.id
Kepala Badan Geologi
Siti Sumilah Rita Susilawati
(Nang)












