CyberTNI.id|MADIUN,Kamis (9/4/2026) —Masyarakat sadar nggak, belakangan ini banyak kegiatan study tour sekolah menengah atas negeri 1 Geger tujuan ke Bali yang biayanya terasa nggak masuk akal.
Biro jasa Nut (study tour april) dan biro jasa Pesona dolopo (bulan agustus tahun 2026).
Bayangin aja, satu siswa ditarik sekitar 500 ribu rupiah. Kalau pesertanya 5 bus, dan satu bus berisi 60 orang, berarti total ada 300 siswa.
Sekarang kita hitung:
300 siswa × 500 ribu = 150 juta rupiah.
Sementara itu, biaya sewa bus pariwisata rata-rata hanya sekitar 3–5 juta per hari. Kalau 6 bus, totalnya berkisar 25–30 juta rupiah.
Memang benar, ada tambahan biaya seperti makan, tiket wisata, penginapan, dan lain-lain. Tapi kalau selisihnya sampai puluhan bahkan ratusan juta, tentu muncul pertanyaan besar.

Apakah semua itu benar-benar digunakan untuk kebutuhan siswa, atau ada pihak yang justru ikut “jalan-jalan gratis” dari uang yang dikumpulkan.
Di sisi lain, orang tua rela bekerja keras demi membayar biaya tersebut, berharap anaknya mendapat pengalaman terbaik bukan malah jadi beban yang tidak transparan
Koalisi Lsm dan media sedang kumpulkan bukti data dan dokumen serta saksi-saksi untuk segera koordinasi laporan ke dindik provinsi jawa timur serta ke Aparat Penegak Hukum.
(Nang)












