crossorigin="anonymous">

Pertemuan Chatib Basri dengan Prabowo Picu Spekulasi Reshuffle, Posisi Menkeu Jadi Sorotan

CyberTNI.id | JAKARTA, Rabu (10/6/2026) —Dinamika politik dan ekonomi nasional kembali menjadi perhatian setelah ekonom senior Chatib Basri terlihat mendatangi Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto, Rabu (10/6/2026). Kehadiran mantan Menteri Keuangan tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi terkait kemungkinan perubahan susunan kabinet, khususnya di sektor ekonomi.

Dalam pertemuan itu, Chatib Basri tidak datang sendiri. Ia terlihat bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan. Namun keduanya memilih tidak memberikan penjelasan kepada awak media mengenai agenda yang dibahas dengan Presiden.

Munculnya Chatib Basri di Istana menjadi perhatian karena sebelumnya beredar rumor mengenai pergantian Menteri Keuangan. Isu tersebut sempat dibantah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menegaskan tidak ada agenda reshuffle kabinet. Menurutnya, agenda pemerintah saat itu hanya berkaitan dengan pelantikan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Di saat yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang menjalankan tugas kenegaraan di DPR RI. Sejak pagi ia menghadiri Rapat Paripurna DPR dan selanjutnya mengikuti pembahasan bersama Badan Anggaran DPR didampingi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Meski belum ada kepastian mengenai perubahan posisi di jajaran ekonomi pemerintahan, berbagai spekulasi terus berkembang. Salah satunya mengaitkan kemungkinan Chatib Basri mengisi kursi Menteri Keuangan, sementara Purbaya Yudhi Sadewa disebut-sebut berpeluang menempati posisi Gubernur Bank Indonesia.

Perbincangan tersebut tidak lepas dari tantangan ekonomi yang tengah dihadapi Indonesia. Di tengah sejumlah indikator fundamental yang dinilai cukup baik, nilai tukar rupiah masih menghadapi tekanan terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi itu mendorong pemerintah terus mencari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat kepercayaan pasar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait isi pertemuan Presiden Prabowo dengan Chatib Basri maupun Luhut Binsar Panjaitan. Publik pun masih menunggu apakah pertemuan tersebut hanya sebatas konsultasi ekonomi atau menjadi sinyal awal perubahan penting di jajaran pengelola ekonomi nasional.

(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *