CyberTNI.id | JAKARTA, Jumat (12/6/2026) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-499 yang jatuh pada 22 Juni 2026 serta HUT ke-63 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo pada 11 Juni 2026, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta menggelar kegiatan “Gembira Ria Kongkow Bareng PKL UMKM” di Lapangan Futsal Papanggo, Jakarta Utara, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana dengan konsep lesehan khas pedagang kaki lima tersebut diisi dengan doa bersama, pemotongan Tumpeng Nusantara, serta santunan kepada anak yatim piatu. Acara dihadiri Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta HM Matsani, jajaran Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Ketua DPW APKLI-P DKI Jakarta Hadi Setiono beserta pengurus DPD se-DKI Jakarta, Ketua LMK Papanggo, serta Ketua Umum APKLI-P dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed.
Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta HM Matsani menegaskan pentingnya peran PKL dan UMKM dalam menjaga ketahanan ekonomi Jakarta di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh kekuatan ekonomi masyarakat. APKLI-P yang mewadahi PKL dan UMKM diharapkan menjadi pionir dan garda terdepan dalam menjaga ketahanan ekonomi Jakarta. Yang terpenting, para pedagang tetap mematuhi aturan serta memiliki semangat untuk terus berkembang dan naik kelas,” ujar Matsani.
Sementara itu, perwakilan Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Andri, mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi usaha, mulai dari pengemasan produk, penguatan merek, hingga pemasaran digital guna meningkatkan daya saing dan omzet usaha.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan berbagai program pendampingan, seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal gratis, pelatihan keterampilan, fasilitasi merek usaha, bazar UMKM, hingga akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Bank Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum APKLI-P dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., menegaskan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Pramono Anung yang mengedepankan pembinaan dan pemberdayaan PKL UMKM.
Menurutnya, penataan PKL, khususnya yang berjualan di trotoar, perlu dilakukan melalui pendekatan jalan tengah yang mengedepankan solusi bersama, bukan penggusuran.
“PKL yang berada di trotoar perlu direlokasi ke lokasi yang strategis dan memiliki potensi pembeli, seperti pasar rakyat, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, area pendidikan, fasilitas kesehatan, maupun pusat transportasi. Relokasi harus menjadi bagian dari pemberdayaan agar pelaku usaha tetap dapat berkembang,” tegasnya.
Ali Mahsun juga menilai revitalisasi data PKL dan UMKM, pendampingan berkelanjutan, serta program penataan dan pemberdayaan menjadi langkah penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berpihak kepada ekonomi kerakyatan.
Ketua DPW APKLI-P DKI Jakarta, Hadi Setiono, menyatakan seluruh jajaran APKLI-P siap mendukung kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jakarta secara berkeadilan.
“Tidak ada pilihan lain selain mendukung penuh Gubernur Pramono Anung Wibowo agar sukses memimpin Jakarta, meningkatkan kesejahteraan warga, serta membawa Jakarta naik kelas sebagai Kota Global. Keberhasilan itu juga memerlukan peran PKL dan UMKM yang unggul, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar APKLI-P dan para pelaku PKL-UMKM se-DKI Jakarta juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-63 kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, seraya mendoakan kesehatan, umur panjang, serta kesuksesan dalam memimpin Jakarta menuju kota global yang maju dan berkeadilan.
(Nang)












