CyberTNI.id | BOYOLALI – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan oleh Ketua Umum Kesatria Jawa Bersatu, Ahmad Wibisono, yang juga merupakan pendiri dan pemilik PT CYBERTNI GRUP INTERNASIONAL, perusahaan yang menaungi sejumlah media online. Dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di kediaman warga kurang mampu, Ahmad Wibisono menyerahkan bantuan dan santunan kepada sepasang lansia yang saat ini hidup dalam kondisi memprihatinkan serta tengah berjuang melawan sakit yang mereka derita.
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Wibisono didampingi oleh putranya, Satrio Riski Pratama Wibisono. Kehadiran keduanya menjadi simbol kepedulian antargenerasi sekaligus memperlihatkan bahwa semangat berbagi dan pengabdian kepada masyarakat merupakan nilai yang terus dijaga dalam keluarga.
Selain memimpin organisasi Kesatria Jawa Bersatu, Ahmad Wibisono juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBH FERADI WPI. Melalui berbagai peran yang diembannya, ia menegaskan bahwa organisasi tidak hanya hadir dalam bidang sosial, budaya, maupun pendampingan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

Menurut Ahmad Wibisono, kepedulian terhadap sesama tidak boleh berhenti pada sebatas ucapan. Nilai kemanusiaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama kepada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, lanjut usia, dan sedang mengalami sakit.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling membantu. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, apabila dilakukan dengan hati yang tulus, akan menjadi harapan bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan,” ungkapnya.
Bakti sosial tersebut bukanlah kegiatan yang baru dilakukan. Sejak bertahun-tahun, Ahmad Wibisono dikenal aktif melaksanakan berbagai aksi sosial, mulai dari pemberian santunan kepada masyarakat kurang mampu, bantuan kemanusiaan, hingga kegiatan sosial lainnya yang melibatkan organisasi maupun media yang dipimpinnya.
Melalui momentum tersebut, Ahmad Wibisono mengajak seluruh jajaran dan anggota Kesatria Jawa Bersatu untuk terus menanamkan semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi juga dari manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Ia juga berharap seluruh keluarga besar PBH FERADI WPI dapat terus menumbuhkan rasa empati dan menjadikan kegiatan sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Organisasi, kata dia, harus mampu menjadi tempat lahirnya insan-insan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang menyaksikan langsung penyerahan bantuan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang merasakan perhatian dan kepedulian dari berbagai elemen organisasi.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai kemanusiaan yang terus dijunjung tinggi, Kesatria Jawa Bersatu bersama PBH FERADI WPI diharapkan mampu menjadi organisasi yang tidak hanya kuat dalam visi dan pengabdian, tetapi juga senantiasa hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat, pelindung, dan penggerak kepedulian sosial.
Red_team












