SAKTI Banyumas Indonesia Perkuat Jaring Sosial dan Serukan Semangat Kemerdekaan

CyberTNI.id | Purwokerto — Organisasi kemasyarakatan SAKTI Banyumas Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak ketidakadilan ekonomi dan sosial, serta memperkuat semangat kebangsaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Ketua Umum SAKTI, Abdul Latif Heriyadi S.H., ormas tersebut berupaya menjadi garda depan dalam penanganan persoalan warga yang terzolimi dan memerlukan pendampingan.
“Kehadiran SAKTI di masyarakat bertujuan memberi manfaat nyata bagi mereka yang sedang kesusahan. Jika belum bisa memberi manfaat besar, setidaknya jangan menambah beban orang lain,” kata Abdul Latif Heriyadi.

Perluasan wilayah dan sinergi lokal
Sejak berdiri, SAKTI Banyumas Indonesia memperluas kegiatan dan jaringannya di sejumlah daerah di Banyumas, antara lain Cilacap, Purwokerto, dan Purbalingga. Dengan struktur dan koordinasi lokal yang semakin kompak, organisasi ini mengklaim mampu menjangkau lebih banyak keluarga dan individu yang membutuhkan bantuan hukum, advokasi sosial, dan dukungan praktis.

Program dan semboyan
Mengusung semboyan “membantu masyarakat yang terzolimin,” SAKTI fokus pada sejumlah kegiatan, antara lain:
Pendampingan hukum bagi warga yang menghadapi ketidakadilan.

Bantuan sosial dan advokasi terhadap korban praktik pemerasan atau tindakan yang merugikan ekonomi rakyat kecil.
Edukasi dan dorongan kepada anggota untuk menaati aturan pemerintahan dan protokol operasional organisasi.
“Kami mendorong setiap anggota untuk menjalankan aturan pemerintahan dan prosedur yang berlaku. Disiplin organisasi dan kepatuhan terhadap hukum menjadi kunci agar kegiatan kami berjalan lancar dan berdampak positif,” ujar Abdul Latif.

Mendorong semangat kebangsaan di bulan Agustus
Memasuki bulan kemerdekaan, SAKTI Banyumas Indonesia rutin memberikan motivasi dan ucapan memperingati Hari Kemerdekaan RI kepada masyarakat. Upaya ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa persatuan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kolektif dalam memperjuangkan kesejahteraan bersama.
Kepemimpinan dan budaya organisasi
Menurut pengurus, pemikiran-pemikiran anggota menjadi motor semangat organisasi. Kepemimpinan Abdul Latif dinilai berhasil menyatukan visi tersebut sehingga anggota bekerja secara kolektif untuk mencari kebenaran dan menolong mereka yang terzalimi, terutama menghadapi praktik-praktik kapitalistik yang merugikan masyarakat kecil.

Harapan ke depan
Dengan jaringan yang semakin meluas dan sinergi antarwilayah, SAKTI menyatakan ingin terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan advokasi. Organisasi ini juga membuka ruang bagi mitra kerja, lembaga pemerintahan, dan kelompok masyarakat sipil untuk berkolaborasi dalam upaya perlindungan dan peningkatan kesejahteraan publik.

 

Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *