Cybertni.id | Jombang – Dugaan adanya kejanggalan dalam pembangunan proyek rabat beton di Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, semakin menguat. Selasa (13/10/2026).
Pasalnya, saat dikonfirmasi terkait besaran anggaran dan volume pada pembangunan rabat beton yang rusak Kepala Desa (Kades) Bangsri berbelit belit dan tidak berani memberikan keterangan yang jelas. Ia berdalih jika sudah di lakunan monev oleh inspektorat.
Kepala Desa (Kades) Suradi mengatakan, jika audah dilakukan pengecekan oleh inspektorat dan tidak ada temuan.
“Prasasti ada, pemeriksaan inspektorat selesai gak ada temuan.Maaf mas nggeh saya lagi nyetir kapan kapan saget panggean,” Katanya kepada Cybertni.id Senin (12/10/2026) pukul 13.28 WIB.
Namun fakta mengejutkan dilapangan, bangunan rabat beton nampak terlihat rusak dibeberapa titik meski belum lama dibangun. Publik terus mendesak transparansi anggaran yang jelas dan terbuka. Publik juga mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) turun dan bergerak melakukan penyelidikan.
Diberitakan sebelumnya, diduga dikerjakan asal asalan Bangunan rabat beton yang berada di Dusun Sembung, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, mengalami kerusakan.
Pantauan Cybertni.id dilokasi pada Selasa, 1 September 2026 pukul 12.30 WIB di lokasi, nampak terlihat bangunan rabat beton tersebut sudah mengalami kerusakan. Selain mengalami kerusakan, di lokasi juga tidak terpasang papan informasi proyek atau prasasti proyek.
Tak hanya jalan rabat beton, di sekitar lokasi juga terpantau terdapat bangunan tembok penahan jalan (TPJ) yang juga mengalami kerusakan, retak retak dibeberapa titik. Dengan tidak adanya prasasti atau papan proyek patut diduga transparansi dalam penggunaan anggaran tidak terpenuhi.
Hal itu juga diduga melanggar aturan tentang Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Salah satu warga sekitar berinisial S (40) yang berhasil diwawancarai mengatakan, jika dirinya tidak tau menau terkait kerusakan jalan rabat beton tersebut. Menurutnya pembangunan rabat beton tersebut sekitar beberapa bulan yang lalu.
“Waduh saya kurang tau mas ya rusaknya kenapa, setahu saya ini baru di bangun beberapa bulan yang lalu, anggarannya berapa gak tau mas, karena gak ada tulisannya. Setahu saya proyek desa ini,” katanya. Selasa (1/9/2026) pukul 12.45 WIB.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bangsri, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang saat hendak dikonfirmasi terkait perihal tersebut sedang tidak berada di Kantornya.
Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan Cybertni.id belum berhasil mengonfirmasi Kepala Desa (Kades) Bangsri. Meski demikian, upaya konfirmasi masih akan terus dilakukan.(*)
(Team Redaksi)












