CyberTNI.Id | JOMBANG –26-10-2026, Pemerintah Desa Losari menggelar Festival Wisata Budaya Kencono Wungu 2026 dalam rangka Sedekah Desa Losari.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan menghadirkan unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga yang turut mendukung pelestarian budaya dan tradisi lokal.
Acara yang mengusung semangat pelestarian wisata budaya tersebut dihadiri oleh Camat, Kepala Desa Losari, Bapak Sutrisno dari Ploso, Danramil, Kapolsek, serta perwakilan Bupati Jombang, yakni Bapak Sholihudin.
Turut hadir pula anggota DPRD Kabupaten Jombang yang akrab disapa Mas Iwan.
Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tradisi Sedekah Desa sekaligus upaya memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Lestarikan Tradisi dan Budaya Lokal
Festival Wisata Budaya Kencono Wungu 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat Desa Losari untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan Sedekah Desa, masyarakat diajak untuk terus mempertahankan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta rasa syukur atas berkah dan kesejahteraan yang diberikan kepada desa.
Selain menjadi bagian dari tradisi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkenalkan potensi wisata budaya Desa Losari kepada masyarakat yang lebih luas.

Dihadiri Unsur Pemerintahan dan TNI-Polri
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Danramil dan Kapolsek.
Kehadiran unsur pemerintahan dan aparat keamanan diharapkan dapat mempererat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung kegiatan sosial dan kebudayaan masyarakat.
Kepala Desa Losari bersama jajaran pemerintah desa juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat menjadikan Festival Wisata Budaya Kencono Wungu sebagai agenda yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Bapak Sholihudin sebagai perwakilan Bupati Jombang menunjukkan adanya dukungan dari pemerintah daerah terhadap kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan pengembangan potensi desa.
Anggota DPRD Kabupaten Jombang yang akrab disapa Mas Iwan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa.
Perkuat Kebersamaan Masyarakat
Festival Wisata Budaya Kencono Wungu 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menjaga identitas budaya dan mempererat tali silaturahmi.
Tradisi Sedekah Desa merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang memiliki nilai sosial dan budaya. Melalui kegiatan semacam ini, generasi muda diharapkan semakin mengenal tradisi daerahnya dan memiliki kepedulian untuk melestarikannya.
Selain itu, pengembangan wisata budaya juga berpotensi menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Desa Losari kepada pengunjung dari berbagai wilayah.
Dengan dukungan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, Festival Wisata Budaya Kencono Wungu diharapkan dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang membawa dampak positif bagi pelestarian budaya serta kemajuan Desa Losari.
Harapan untuk Desa Losari
Melalui penyelenggaraan Festival Wisata Budaya Kencono Wungu 2026, masyarakat Desa Losari diharapkan semakin kompak dalam menjaga tradisi dan membangun desa.
Semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan Sedekah Desa diharapkan terus terpelihara, sehingga budaya lokal tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Festival ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya, persatuan, dan kebersamaan.
Festival Wisata Budaya Kencono Wungu 2026 menjadi salah satu wujud komitmen masyarakat Desa Losari dalam merawat tradisi, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pengembangan potensi wisata budaya di Kabupaten Jombang.
(GOK CUY)












