Gotong Royong Babinsa dan Warga Berjel, Bersihkan Irigasi Demi Ketahanan Pangan Desa

CyberTNI.id | Jombang — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 0814-04/Gudo bersama warga Dusun Berjel, Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Kebersamaan tersebut terlihat saat mereka kompak melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran irigasi yang selama ini tertutup lumpur, rumput liar, dan sampah, sehingga menghambat aliran air menuju area persawahan warga.

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi air irigasi yang sangat dibutuhkan para petani, terutama dalam mendukung masa tanam dan menjaga produktivitas hasil pertanian. Dengan membawa peralatan seadanya seperti cangkul, sabit, dan sekop, Babinsa bersama warga bahu-membahu membersihkan saluran irigasi sepanjang area persawahan.

Babinsa Koramil 0814-04/Gudo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi serta meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.

Selain memperlancar aliran air menuju sawah, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika warga saling membantu dan bekerja dengan penuh semangat demi kepentingan bersama. Nilai kebersamaan dan solidaritas inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan dari tingkat desa.

Warga Dusun Berjel pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap kerja bakti seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar saluran irigasi tetap terjaga dan hasil panen petani semakin meningkat. Dengan irigasi yang lancar, diharapkan kesejahteraan petani juga semakin baik.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Babinsa bersama masyarakat menunjukkan bahwa ketahanan pangan yang kuat berawal dari desa. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong, berbagai tantangan dapat diatasi demi mewujudkan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *