Medan Tanjakan Pergunungan Ekstrem, Koramil 412-10/TJR dan Warga Bahu- Membahu Bangun Jembatan Perintis Garuda

CyberTNI.id | LAMPUNG UTARA– Menembus batas cuaca yang tak menentu. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terpancar nyata di lereng pegunungan Kecamatan Tanjung Raja. Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja bersama masyarakat setempat tengah berjuang melawan medan berat demi mewujudkan mimpi memiliki akses transportasi yang layak melalui pembangunan “Jembatan Perintis Garuda” , Jumat (17/04/2026).

Perjuangan Melawan Medan Ekstrem, Pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Way Arum, ini bukanlah perkara mudah. Lokasi jembatan yang berada di area pegunungan memaksa para personel Babinsa dibantu Brigif TP 45/SB dan warga untuk memutar otak dengan cara pendistribusian material mengunakan sepeda motor yang telah di rakit bannya mengunakan rantai.

Dengan cuaca yang tak menentu terkadang hujan deras, gerimis maupun mendung manjadi makanan sehari- hari mereka dilokasi, Dengan radius jarak mencapai 5 kilometer dari titik bongkar muat bawah, material kayu harus diangkut menggunakan sepeda motor melewati jalur setapak yang terjal dan licin, tak pelak mereka terjatuh dari atas besi tua tunggangannya.

Medan yang ekstrem serta cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama yang harus dihadapi tim di lapangan.

“Kami harus membagi personel dan warga di beberapa titik. Ada yang fokus pada distribusi material menggunakan motor, ada yang menggali pondasi, dan sebagian lagi mengumpulkan batu dari Sungai Way Arum untuk memperkuat struktur,” ujar Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso saat dilokasi “.

Selama ini, akses antar 2 desa sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jembatan ini nantinya akan menjadi, Jalur Utama Hasil Bumi, Memudahkan petani membawa komoditas keluar dari desa, Akses Pendidikan, Memastikan anak-anak sekolah dapat melintas dengan aman, Mempermudah mobilitas warga untuk berbelanja kebutuhan pokok (MBG) di wilayah Kecamatan Tanjung Raja.

Meski terkendala cuaca dan medan pegunungan menanjak yang licin, antusiasme TNI dan warga tidak surut demi melihat jembatan impian segera berdiri kokoh.

Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan akses di wilayah pelosok Tanjung Raja dapat teratasi, sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warga masyarakat di kedua desa tersebut.

 

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *