CyberTNI.id | TEMANGGUNG – Di bawah rintik hujan yang menyelimuti Desa Tleter, Rabu (22/04/2026), sebuah asa baru mulai dipahat. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 Kodim 0706/Temanggung resmi dibuka, menandai dimulainya kolaborasi lintas sektoral untuk memerdekakan masyarakat dari akses jalan yang sulit dan hunian yang tidak layak.
Bupati Temanggung, Agus Setiawan, S.E., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, S.E., M.M., memimpin upacara pembukaan di Kecamatan Kaloran. Meski cuaca dibalut hujan, semangat gotong royong antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat lokal justru tampak semakin solid.
Fokus utama TMMD kali ini adalah pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Tleter dengan Desa Kwarakan. Proyek strategis ini mencakup betonisasi jalan sepanjang 694 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, lengkap dengan pembangunan talud bervolume 23,332 m³ serta gorong-gorong.
“TMMD adalah perwujudan nyata sinergi untuk mengakselerasi pembangunan. Keberhasilan program ini bukan sekadar hasil fisik, melainkan penguatan kembali semangat persatuan,” ujar Tri Winarno saat membacakan amanat Bupati Temanggung.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., menegaskan bahwa hujan di hari pembukaan ini merupakan simbol keberkahan. Menurutnya, akses jalan yang dibangun bukan sekadar cor beton, melainkan urat nadi bagi petani kopi di wilayah Kaloran.
“Kita lihat bersama, medannya menantang. Saat hujan seperti ini, jalanan menjadi licin dan sangat membahayakan mobilitas warga, terutama bagi mereka yang membawa hasil perkebunan kopi. Dengan betonisasi yang akan kita kerjakan melalui TMMD, kita memangkas risiko dan melancarkan distribusi ekonomi masyarakat,”Tegas Letkol Inf Hermawan.
Tak hanya menyasar infrastruktur jalan, TMMD ini juga menyentuh aspek kemanusiaan melalui rehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang didukung oleh dana Baznas Kabupaten Temanggung.
Sisi non-fisik pun menjadi pilar penting. Berbagai instansi dikerahkan untuk memberikan “imun” sosial bagi warga, mulai dari:
– Wawasan Kebangsaan: Kodim 0706/Temanggung.
– Keamanan & Hukum: Sosialisasi UU Lalu Lintas dan bahaya Narkoba (Polres & BNN).
– Kesehatan & Sosial: Pelayanan KB, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (DKK), hingga sosialisasi bahaya kebakaran rumah tangga (Damkar).
– Lingkungan: Penanaman pohon oleh DPRKPLH untuk menjaga ekosistem lereng.
Resminya pembukaan TMMD ini disaksikan oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Letkol Cke Mus Mulyadi, S.T. (Danden Komplek Rem 072/PMK), Cyrilus Iwan Santosa Rumangkang, S.H., M.H. (Kasat Intel Kejari Tmg), serta para pimpinan OPD terkait. Kehadiran Ketua Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0706/Tmg, Ny.drg.Antini Hermawan Adi Nugroho, beserta perwakilan Bhayangkari dan Kader PKK juga mempertegas peran perempuan dalam pembangunan desa.
Dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini diharapkan selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik. Keterlibatan langsung masyarakat dalam pengerjaan fisik menjadi jaminan bahwa infrastruktur ini akan terjaga dalam jangka panjang karena dibangun dari keringat dan rasa memiliki warga sendiri.
Pimum












